Kekurangan Vitamin D pada Anak: Penyebab dan Cara Mengatasi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Tinjauan Medis : dr. Maria Arlene, Sp.Ak
Vitamin D memiliki peran yang besar bagi kesehatan. Vitamin D membantu penyerapan kalsium dan fosfor untuk kesehatan tulang dan gigi, membantu menguatkan sistem imun, dan meregulasi pertumbuhan sel. Defisiensi... vitamin D telah dikaitkan dengan penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, penyakit autoimun, dan resistensi insulin pad aorang dewasa. Pada anak-anak, kekurangan viitamin D dapat menyebabkan kelemahan tulang, deformitas gigi, gangguan pertumbuhan, meningkatkan risiko patah tulang, kram otot, tubuh yang pendek, dan kelainan bentuk tulang. Anak-anak berisiko kekurangan vitamin D jika jarang terpapar sinar matahari, sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang mengganggu metabolisme, atau kelebihan berat badan dan obesitas. Konsumsi vitamin D pada diet dapat didapatkan melalui minyak ikan dan produk susu. Read more

Mengenal Kekurangan Vitamin D pada Anak

Kekurangan vitamin D pada anak bisa menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan, di antaranya adalah rakhitis serta pelunakan dan pelemahan tulang. Pada anak-anak, vitamin D sangat dibutuhkan untuk menyerap kalsium dan fosfor. [1]

Sumber vitamin D terbaik adalah paparan sinar matahari. Namun untuk bayi, paparan sinar matahari tidak direkomendasikan. Bayi disarankan untuk mengkonsumsi suplemen, dan itu merupakan cara terbaik untuk mencegah kekurangan vitamin D pada mereka. Dan yang harus diketahui adalah ASI belum mampu mencukupi kebutuhan vitamin D untuk anak-anak. [1]

Penyebab Anak Kekurangan Vitamin D

Penyebab utama anak-anak kekurangan vitamin D dikarenakan mereka tidak terpapar sinar matahari lantaran menghabiskan waktunya di dalam ruangan daripada di luar ruangan. Selain itu, faktor sedikitnya mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin D juga bisa menjadi penyebab. [2]

Namun yang harus diketahui adalah makanan yang mengandung vitamin D hanya sedikit sekali, oleh karena itu para orang tua harus mau mengajak anaknya pergi ke luar ruangan melalui berbagai macam aktivitas, baik itu bermain ataupun berkebun. [2]

Manfaat Vitamin D pada Anak

Berikut ini manfaat vitamin D pada anak: [3, 4]

1. Memperkuat Tulang

Kalsium sangat penting untuk kesehatan tulang anak. Namun, tanpa adanya vitamin D, tubuh tidak akan bisa menyerap kalsium tersebut. Pertumbuhan tulang anak sendiri terjadi dari sejak masa kanak-kanak hingga mereka remaja.

Oleh karenanya, mereka harus mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D selama masa pertumbuhannya tersebut. Apabila vitamin D tidak terpenuhi, maka anak-anak rawan terserang rakhitis, sebuah keadaan ketika tulang menjadi lemah dan lunak, serta kaki membentuk huruf O.

2. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Selain bagus untuk memperkuat tulang, vitamin D juga memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh anak. Dalam sebuah studi penelitian disebutkan bahwa kadar vitamin D dalam darah sebesar 50 nanogram per mililiter (ng/ml) mampu melindungi anak-anak dari infeksi saluran pernapasan.

Gejala Kekurangan Vitamin D pada Anak

Berikut ini gejala-gejala kekurangan vitamin D pada anak: [4]

  • Cepat marah.
  • Badan terlihat lesu.
  • Nyeri tulang atau patah tulang.
  • Kelainan bentuk gigi.
  • Mengalami keterlambatan tumbuh kembang.

Anak-anak yang beresiko kekurangan vitamin D: [3]

  • Menutupi semua area kulit dari paparan sinar matahari.
  • Menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan.
  • Tidak mendapatkan sinar matahari.
  • Memiliki kulit gelap.
  • Disusui oleh ibu yang memiliki kadar vitamin D rendah.

Pengobatan Kekurangan Vitamin D pada Anak

Ketika gejala kekurangan vitamin D pada anak sudah mulai Anda jumpai, maka Anda harus segera memeriksakannya ke dokter. Ketika pemeriksaan sudah dilakukan, dokter akan menyarankan Anda untuk meningkatkan asupan vitamin D pada anak. [5]

Anak-anak usia 0 hingga 12 bulan membutuhkan asupan vitamin D sebesar 400 IU atau 10 mikrogram (mcg), sedangkan anak-anak usia 1 tahun ke atas hingga remaja membutuhkan 600 IU atau 15 mcg vitamin D. [5]

Selain memberikan asupan vitamin D, anak-anak juga harus mendapatkan sinar matahari yang cukup, karena sinar matahari merupakan sumber vitamin D terbaik dengan cara mengajak mereka berkegiatan di luar rumah. [5]

Pencegahan Kekurangan Vitamin D pada Anak

Agar anak tidak kekurangan vitamin D, maka para orang tua harus memberikan asupan makanan yang di dalamnya mengandung vitamin D, seperti: [3]

Jangan lupa untuk mengajak anak-anak menjaga berat badan idealnya dengan cara berolahraga bersama. Dengan olahraga bersama, anak-anak akan mendapatkan paparan sinar matahari. [5]

Apabila ada anggota keluarga yang sebelumnya pernah mengalami rakhitis, maka silakan melakukan pemeriksaan ke dokter sebagai langkah pencegahan sebelum kekurangan vitamin D benar-benar menyerang anak. [5]

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment