4 Penyebab Menggigil Saat Haid

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Sistem reproduksi pada wanita unik dan sangat berbeda dengan sistem reproduksi pada pria. Sistem reproduksi wanita memiliki siklus yang berulang setiap bulannya. Siklus tersebut diatur oleh hormon-hormon yang ada pada tubuh wanita. Itulah sebabnya mengapa wanita mengalami haid setiap bulannya.

Ketika sedang haid, tubuh seringkali mengalami keluhan-keluhan tertentu, seperti perubahan emosi, nyeri perut, dan beberapa gejala lain yang umumnya berbeda di setiap wanita. Salah satu gejala lain yang dikeluhkan wanita saat haid adalah menggigil. Berikut beberapa penyebab menggigil saat haid.

1. Perubahan hormon

Hormon-hormon yang bekerja pada siklus haid diatur oleh hipothalamic-pituitary-ovarian system di mana estradiol yang berpotensi sebagai esterogen adalah produk sekretorik utama. [1] Pada dasarnya, sikulus haid terdiri dari beberapa fase, yaitu sebagai berikut :

  • Fase mensturasi
  • Fase folikular
  • Fase ovulasi
  • Fase luteal

Pada fase-fase tersebut, terjadi fluktuasi atau perubahan hormon secara bergantian dari hormon esterogen, progesteron, follicle stimulating hormone (FSH), dan luteinizing hormone (LH). Fungsi hormon-hormon tersebut antara lain adalah sebagai berikut. [2][3][4]

  • LH dan FSH bekerja sama dalam merangsang pertumbuhan folikel dan fase ovulasi
  • Progesteron bekerja dalam mempersiapkan endometrium dalam implantasi ovum yang telah dibuahi pada fase luteal
  • Esterogen bekerja dalam mengontrol pertumbuhan endometrium.

Hormon progesteron memiliki efek termogenik yang dapat meningkatkan suhu tubuh. Ketika mulai memasuki fase menstruasi, hormon progesteron mengalami penurunan sehingga suhu tubuh pun akan ikut menurun. Hal ini akan membuat tubuh merasa dingin dan dapat menjadi penyebab menggigil saat haid. Oleh karena itu, perubahan suhu tubuh ketika haid merupakan salah satu hal yang normal. Cukup gunakan pakaian tebal dan selimut untuk mengatasi menggigil saat haid.

2. Mekanisme ‘period flu

Ketik menjelang atau bahkan masuk pada masa haid, beberapa wanita seringkali mengeluhkan gejala-gejala yang terjadi saat mengalami flu, seperti beberapa gejala berikut. [5]

  • Demam atau menggigil
  • Nyeri otot
  • Mual
  • Nyeri sendi
  • Nyeri punggung
  • Pusing
  • Keram
  • Nyeri perut

Sindrom-sindrom tersebut seringkali dikelompokkan dalam premenstruation syndrome atau PMS. Penyebab dari sindrom-sindrom tersebut sebenarnya tidak jauh dari mekanisme perubahan hormon yang telah dijelaskan sebelumnya, antara lain sebagai berikut. [5]

  • Sensitivitas terhadap zat ketika hormon progesteron mengalami penurunan
  • Pengaruh progesteron neurotransmitter, yaitu zat yang bertugas sebagai pembawa pesan di otak
  • Perubahan neurotransmitter tertentu di otak, seperti neurotransmitter serotonin.

Sindrom ‘period flu‘ pada umumnya akan mulai terjadi pada fase ovulasi, yaitu sekitar 2 minggu terakhir dalam siklus haid dengan rata-rata siklus 28 hari dan akan terasa lebih baik ketika mulai memasuki fase haid, meskipun pada beberapa wanita justru merasa sindrom lebih tajam pada fase haid. [5]

3. Stres

Ketika mengalami stres, tubuh akan merespon dengan mekanisme pelepasan norepinefrin. Pelepasan norepinefrin ini merupakan respon mental terhadap stres terkait dengan aktivasi adrenergik tubuh. Melalui respon terhadap stres, tubuh akan mengalami peningkatan tekanan darah dan denyut jantung akibat adanya vasokonstriksi pembuluh darah. [6]

Ketika pembuluh darah mengalami vasokontriksi atau penyempitan, aliran darah dalam tubuh ke kulit akan menjadi terbatas sehingga stres atau kecemasan dapat menyebabkan penurunan suhu tubuh sehingga tubuh merasa kedinginan atau bahkan hingga menggigil. Meskipun begitu, umumnya penurunan suhu tubuh yang diakibatkan oleh stres atau kecemasan hanya sedikit, yaitu sekitar 1 derajat fahrenheit. Untuk mengatasi perubahan suhu tubuh yang diakibatkan oleh stres atau kecemasan, dapat melakukan beberapa hal antara lain sebagai berikut. [7]

  • Olahraga teratur
  • Relaksasi dalam
  • Kelola stes dengan manajemen diri

Meskipun begitu, adanya perubahan suhu tubuh ketika mengalami stres atau kecemasan bukan suatu hal yang berbahaya. Suhu tubuh akan kembali normal ketika stres atau kecemasan yang dialami telah teratasi.

4. Reaksi inflamasi

Dalam tubuh manusia, terdapat beberapa mediator inflamasi yang akan dikeluarkan ketika terjadi proses inflamasi atau peradangan. Salah satu mediator inflamasi tersebut adalah prostaglandin. Prostaglandin dibentuk dari asam arakidonat melalui enzim siklooksigenase (COX) yang memiliki beberapa fungsi, salah satunya adalah bekerja dalam mekanisme homeostatik tubuh. [8]

Prostaglandin juga diproduksi selama masa haid. Pada masa haid, prostaglandin bekerja dalam beberapa mekanisme berikut. [9]

  • Memediasi penyempitan pembuluh darah arkuata sehingga menyebabkan hipoksia atau kekurangan oksigen pada endometrium, yaitu lapisan pada rahim
  • Menyebabkan terjadinya relaksasi otot polos sehingga mendorong proses perdarahan pada masa haid
  • Meningkatkan migrasi sel darah putih, yaitu neutrofil ke dalam endometrium
  • Adanya kemungkinan prostaglandin dalam keterlibatan terhadap pembentukan faktor pertumbuhan dalam proses perbaikan setelah masa haid.

Peran prostaglandin dalam reaksi inflamasi ini juga dikaitkan terhadap keluhan nyeri perut yang sering terjadi pada wanita saat haid. Tidak hanya itu, dalam proses inflamasi yang terjadi, prostaglandin juga berperan dalam mempengaruhi set point termostat di hipothalamus sehingga menyebabkan terjadinya perubahan suhu tubuh dan menyebabkan terjadinya demam. Namun, ketika tubuh melakukan kompensasi berlebihan terhadap demam yang terjadi, maka tubuh akan mera menggigil.

Itulah beberapa penyebab menggigil saat haid. Meskipun menggigil saat haid adalah hal yang masih normal, perlu diperhatikan apabila terdapat gejala lain yang sangat mengganggu aktivitas. Beberapa hal yang dapat dilakukan saat haid untuk mengurangi keluhan haid antara lain adalah sebagai berikut.

  • Olahraga
  • Konsumsi air cukup
  • Istirahat cukup
  • Makan makanan bergizi
  • Kelola stres

Apabila keluhan yang timbul saat haid mengganggu aktivitas, sebaiknya segera ke dokter untuk diperiksa dan mendapatkan terapi yang tepat.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment