Sakit Punggung saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Sakit punggung saat hamil umum terjadi selama kehamilan, terutama pada tahap awal. Ini terjadi karena ligamen di tubuh secara alami jadi lebih lembut dan terjadi peregangan untuk persiapan melahirkan [1,2,3].

Gejala Sakit Punggung saat Hamil

Sakit punggung itu normal. Bagian dari kehamilan pada trimester pertama. Gejala sakit punggung hamil berkaitan dengan peningkatan hormon dan stres. Gejala sakit punggung hamil akan lebih terasa ketika seseorang alami kelebihan berat badan. Gejala umum yang dirasakan ialah rasa nyeri di pinggang dan sendi bawah [2,3].

Penyebab Sakit Punggung saat Hamil

Sakit punggung saat hamil disebabkan karena tulang panggul bergeser mendekat ke tulang belakang di sendi sakroiliaka.  Hal itu bisa terjadi karena sebab-sebab sebagai berikut [2]:

  • Penambahan Berat Badan

Kehamilan yang sehat akan menambah berat badan antara 8-15 kg. Tulang belakang harus menopang penambahan beban itu. Berat bayi dalam rahim yang sedang tumbuh menambah tekanan pada pembuluh darah dan saraf di panggul dan punggung. Saat itulah terjadi sakit punggung bagian bawah.

  • Perubahan Postur Tubuh

Postur tubuh juga akan menyesuaikan saat hamil. Kondisi ini dapat menyebabkan sakit punggung. Kondisi ini juga bisa menimbulkan ketegangan syaraf pada pundak dan punggung.

  • Perubahan Hormon

Hormon relaxin diproduksi selama kehamilan. Hormon relaxin menyebabkan ligamen di area panggul lebih rileks dan persendian menjadi lebih longgar agar sendi lebih siap dalam proses kelahiran.

Akibatnya ligamen yang menopang tulang belakang mengendur, menyebabkan ketidakstabilan, dan rasa nyeri.

  • Pemisahan Otot

Saat rahim mengembang, otot abdominis rektal mulai terpisah. Pemisahan ini bisa menciptakan rasa nyeri sampai memperburuk rasa sakit di punggung.

  • Stres Emosional

Stres emosional dapat menyebabkan ketegangan otot. Akhirnya ini dapat menimbulkan rasa sakit punggung atau kejang di punggung. Beberapa wanita hamil juga dapat mengalami peningkatan nyeri punggung selama periode stres kehamilan.

Kapan Harus ke Dokter

Nyeri punggung biasanya normal dari kehamilan. Namun dalam beberapa kasus, ini bisa menjadi pertanda adanya masalah serius, seperti persalinan prematur atau infeksi saluran kemih. Harus segera hubungi dokter jika mengalami salah satu dari rasa sakit berikut ini [2,3]:

  • Nyeri yang semakin parah dan terjadi secara tiba-tiba
  • Merasakan Nyeri kram ritmik
  • Mengalami kesulitan buang air kecil
  • Mengalami “kesemutan” di ekstremitas
  • Mengalami pendarahan di vagina
  • Nyeri disertai demam
  • Muncul rasa terbakar saat buang air kecil

Dalam kasus yang jarang terjadi, nyeri punggung bisa terkait dengan masalah serius seperti [2]:

  • Osteoporosis terkait kehamilan
  • Osteoartritis tulang belakang
  • Artritis septik
  • Nyeri ritmik yang berhubungan dengan kemungkinan akan terjadi persalinan prematur

Cara Mengatasi Sakit Punggung saat Hamil

Bila mengalami sakit punggung saat hamil, cobalah cara berikut untuk mengatasi rasa sakit [4]:

  • Bersantai di Kursi

Jangan membuat tulang punggung tegang sepanjang hari. Di rumah dan di tempat kerja, pastikan sering menyangga punggung. Gunakan kursi yang memiliki sandaran untuk punggung dan lengan yang lurus, serta bantalan yang kokoh.

Gunakan sandaran kaki untuk sedikit meninggikan kaki. Jangan menyilangkan kaki yang menyebabkan panggul miring ke depan. Kebiasaan ini dapat memperburuk otot punggung yang tegang.

  • Istirahat

Setidaknya sekali dalam satu jam jika memungkinkan, ambil waktu istirahat dengan jalan-jalan santai. Duduk terlalu lama bisa membuat punggung semakin sakit.

Selain itu, hindari pula aktivitas berdiri terlalu lama. Saat istirahat, coba letakkan satu kaki di bangku rendah untuk mengurangi tekanan di punggung bawah.

  • Pikiran Selalu Bahagia

Arahkan pikiran untuk memikirkan hal-hal menyenangkan. Ini akan mengurangi stress. Wanita hamil bisa mencoba yoga prenatal yang akan membuat pikiran dan punggung menjadi lebih rileks.

  • Perkuat Perut

Lakukan pelvic tilt untuk memperkuat perut. Cara ini juga dapat memperkuat punggung. Caranya duduk di atas bola yoga pilates dan bergoyang maju mundur.

  • Kendurkan Otot

Jika mengalami ketegangan, mulailah kendurkan otot yang sakit. Caranya dengan mengoleskan kompres dingin lalu kompres hangat bergantian dengan interval masing-masing 15 menit.

  • Mandi Air Hangat

Untuk membuat tubuh rileks, mengendurkan ketegangan otot, dan melancarkan denyut jantung, mandilah dengan air hangat. Paling bagus, mandi di bawah shower air hangat.

  • Dapatkan Pijatan

Lakukan pijatan relaksasi. Pijat dapat dilakukan setelah trimester pertama. Pilih terapis pijat berlisensi dan terlatih dalam seni pijat prenatal.

  • Terapi Fisik

Mendapatkan terapi fisik juga bagus untuk mengatasi ketegangan. Konsultasikan dulu dengan dokter tentang ahli terapi fisik, spesialis pengobatan alternatif seperti ahli akupunktur, atau ahli tulang yang dapat membantu.

Cara Mencegah Sakit Punggung saat Hamil

Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah sakit punggung saat hamil, beberapa di antaranya ialah sebagai berikut [2]:

  • Olahraga

Olahraga  dapat memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas. Olahraga juga bisa meredakan stres pada tulang belakang. Olahraga yang aman untuk wanita hamil antara lain berjalan, berenang, dan bersepeda stasioner. 

  • Kompres Handuk Panas dan Dingin

Kompres dingin adalah metode kompres di area nyeri menggunakan sekantong es atau sayuran beku yang dibungkus handuk selama 20 menit. Setelah dua atau tiga hari, ganti ke kompres panas. Bisa dengan meletakkan bantal pemanas atau handuk hangat di area yang sakit.

  • Jaga Postur Tubuh

Jaga postur tubuh secara hati-hati. Tidur miring dengan bantal di antara lutut akan menghilangkan stres punggung. Saat duduk di depan meja, letakkan handuk yang digulung di belakang punggung sebagai penyangga. Letakkan kaki di atas bangku dan duduk tegak dengan bahu ke belakang.

Jika sakit punggung berlanjut, konsultasikan ke dokter lebih dulu. Hindari langsung minum obat pereda nyeri. Sakit punggung saat hamil harus diketahui dulu penyebabnya sebelum mengonsumsi obat.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment