Bolehkah Minum Air Garam Untuk Tingkatkan Tekanan Darah? Ini Faktanya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Air garam merupakan larutan yang umumnya dibuat untuk menjadi obat kumur saat sedang batuk [1].

Padahal, air garam memiliki segudang manfaat lain bagi kesehatan tubuh, seperti [2] :

  • Menghidrasi tubuh
  • Menjadi antiseptik alami
  • Memenuhi kebutuhan mineral tubuh
  • Meredakan rasa nyeri pada otot
  • Meningkatkan fungsi tubuh dengan memenuhi kadar elektrolit
  • Menyehatkan saraf dan otot

Air garam adalah asupan yang bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan maupun sekadar menjaga kesehatan tubuh [1,2].

Manfaat minum air garam hangat setiap pagi juga sangat besar, meskipun bagi orang-orang yang menderita penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan penyakit jantung biasanya harus menghindari asupan ini [3].

Namun jika memiliki tekanan darah rendah, ketahui apakah aman bila ingin menaikkan tekanan darah dengan minum air garam.

Bolehkah minum air garam untuk meningkatkan tekanan darah?

Boleh asal tidak berlebihan, serta pastikan untuk meningkatkan tekanan darah dengan cara lainnya juga, tidak sekadar mengandalkan konsumsi air garam [4,5].

Ketika minum air garam secara berlebihan dengan kadar tidak terkontrol, alih-alih menaikkan tekanan darah agar stabil, pengonsumsi justru bisa mengalami tekanan darah tinggi/hipertensi [4].

Ketika hipertensi terjadi, risiko kerusakan jantung dan ginjal juga ikut tinggi [4].

Oleh sebab itu, diet sodium dengan konsumsi air garam sah-sah saja, namun perhatikan juga kadar asupan supaya tidak berlebihan [4].

Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana membuat air garam yang benar untuk kemudian meminumnya [5] :

  • Sediakan sekitar 240 ml air putih, boleh air biasa maupun air hangat.
  • Masukkan ke dalam segelas air putih tersebut ½ sendok teh garam meja.
  • Aduk rata larutan ini, minum rutin sehari 1 gelas diimbangi dengan diet tepat peningkat tekanan darah.

Namun penambahan garam ke dalam air putih lalu dicampur dan diminum biasanya tidak memberi efek signifikan terhadap peningkatan tekanan darah [4].

Bila ingin meningkatkan kadar tekanan darah, tetap pastikan asupan aman ;ainnya bagi tubuh sehingga tekanan darah rendah benar-benar teratasi dengan baik.

Selain air garam, asupan berikut juga diperlukan supaya tekanan darah naik secara alami [5,6].

  • Minum minuman olahraga (sebab kandungan sodium di dalamnya tergolong tinggi)
  • Minum minuman berkafein, seperti soda, kopi dan teh dalam takaran rendah namun rutin. Tambahkan minuman kafein tersebut setiap makan (tanpa berlebihan atau minum terlalu banyak).
  • Kondimen dan saus, seperti saus tomat, salad dressing, saus steak, saus bbq, dan saus kedelai.
  • Kudapan asin, seperti keripik dan biskuit dengan rasa asin gurih.
  • Makanan beku, olahan dan kalengan.
  • Makanan cepat saji (sebab makanan-makanan ini mengandung tinggi garam dan minyak tinggi lemak).
  • Gorengan dengan kandungan garam dan lemak jenuh.

Meski tujuan atau fokus utama adalah minum air garam dan diet tinggi sodium serta lemak dalam meningkatkan tekanan darah, jangan lupa untuk tetap minum air putih [5,7].

Konsumsi air putih 8-10 gelas per hari untuk mencegah dehidrasi sebab dehidrasi adalah salah satu faktor risiko hipotensi juga [5,7].

Kesimpulan

Minum air garam bisa dan boleh untuk meningkatkan tekanan darah bagi penderita hipotensi/tekanan darah rendah.

Namun pastikan takaran asupan tidak terlalu berlebihan dan imbangi dengan asupan peningkat tekanan darah lainnya.

Jika ingin lebih aman, konsultasikan mengenai diet yang benar dengan dokter.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment