8 Penyebab Muntah di Pagi Hari Selain Faktor Kehamilan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Beberapa orang berharap bangun tidur di pagi hari dipenuhi dengan kesegaran pada fisik.

Setelah beristirahat cukup, tentu bangun tidur pada pagi hari seharusnya membuat tubuh lebih bersemangat.

Namun, sayangnya beberapa orang mengalami gejala kurang mengenakkan saat bangun tidur.

Salah satu kondisi yang cukup umum terjadi adalah mual sekaligus muntah di pagi hari.

Hal ini bisa difaktori oleh banyak hal, maka kenali lebih dulu berbagai kemungkinan penyebab muntah di pagi hari selain karena hamil seperti berikut ini.

1. Efek Obat Tertentu

Salah satu penyebab muntah pada pagi hari adalah efek obat yang dikonsumsi semalam sebelum tidur [1].

Keracunan obat atau efek samping dari obat tertentu bisa menjadi faktor yang perlu diwaspadai [1].

Keracunan obat bisa terjadi karena adanya interaksi antar obat yang tidak seharusnya [1].

Bila meminum 2 atau lebih jenis obat yang sebenarnya kurang cocok diminum bersamaan, interaksi obat bisa berefek buruk bagi tubuh [1].

Selain karena interaksi antar obat, keracunan obat juga bisa terjadi apabila obat berinteraksi dengan makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh setelah maupun sebelum minum obat [1].

Tidak hanya muntah, mual dan sakit perut adalah tanda lain dari keracunan obat yang perlu segera diatasi [1].

Obat anti-inflamasi, antidepresan, antibiotik, dan obat pereda nyeri adalah beberapa golongan obat yang berpotensi menyebabkan efek berupa mual hingga muntah [2,3].

2. Salah Makan/Keracunan Makanan

Mual dan muntah di pagi hari juga dapat disebabkan oleh salah makan di malam sebelumnya.

Ketika di pagi hari merasakan muntah, coba ingat kembali apa saja yang sempat dikonsumsi saat makan malam atau mengemil sebelum tidur.

Salah makan atau keracunan makanan bisa menjadi penyebab utama pencernaan menjadi kurang sehat [4].

Bila muntah disebabkan oleh keracunan makanan, maka kemungkinan besar makanan yang masuk ke dalam tubuh semalam sudah terinfeksi oleh bakteri [4].

Beberapa bakteri yang sangat berpotensi menyebabkan infeksi adalah Listeria, E. coli, Campylobacter, dan/atau Salmonella [4].

Tidak hanya mual dan muntah, keracunan makanan juga biasanya ditandai dengan sakit perut dan diare [4].

3. Kecemasan Berlebih

Muntah di pagi hari juga bisa disebabkan oleh masalah psikis, entah itu rasa cemas, panik atau stres yang berlebihan [5,6].

Beberapa orang mudah merasa mual ketika merasakan stres dan kecemasan yang lebih daripada normalnya [5,6].

Stres dan cemas berlebih menjadi penyebab mual dan muntah di pagi hari karena dapat berkaitan dengan hormon serotonin yang kadarnya mengalami peningkatan di dalam tubuh [5,6].

Hormon ini berperan besar untuk kesehatan sistem pencernaan sehingga bila tidak seimbang mampu berakibat pada gangguan pencernaan [5,6].

4. Migrain

Migrain atau sakit kepala sebelah bisa jadi penyebab utama beberapa orang mual dan muntah di pagi hari [5,7].

Migrain tidak hanya ditandai oleh kedua kondisi tersebut, tapi juga sensitivitas terhadap cahaya maupun suara yang meningkat [5,7].

Gejala utama migrain pada dasarnya adalah rasa nyeri yang hebat selama beberapa jam hingga beberapa hari pada satu sisi kepala [5,7].

5. Gastroparesis

Mual dan muntah di pagi hari bisa juga disebabkan oleh gastroparesis, yakni otot lambung yang sedang bermasalah [5,8].

Ketika otot lambung terganggu, maka biasanya gerakan lambung melambat saat harus mendorong makanan yang masuk menuju usus [8].

Selain muntah, penderita gastroparesis juga kerap mengalami rasa mudah kenyang atau bahkan tidak selera makan walau perut belum terisi apapun [8].

Heartburn atau nyeri seperti panas di ulu hati serta perut begah juga bisa terjadi pada penderita gastroparesis [5,8].

Jika muntah di pagi hari cukup sering terjadi dan disertai dengan kadar gula darah yang tidak terkendali, hilang nafsu makan terus-menerus dan berat badan turun, kemungkinan besar gastroparesis merupakan sebab utamanya [5,8].

6. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

GERD atau penyakit asam lambung merupakan kondisi saat asam lambung naik sampai ke area tenggorokan sehingga penderita mengalami rasa asam dan perih dari dada sampai kerongkongan [9].

Muntah di pagi hari karena GERD biasanya diawali dengan rasa mual, nyeri di ulu hati, sulit menelan, hingga sesak nafas dan batuk-batuk [5,9].

GERD terjadi karena sfingter yang melemah, padahal sfingter adalah katup yang otomatis membuka supaya makanan maupun minuman bisa masuk sampai lambung untuk proses pencernaan [9].

Setelah makanan atau minuman sampai lambung, katup otomatis akan menutup kembali dengan rapat [9].

Normalnya, katup yang menutup lagi secara kencang ini mencegah supaya isi lambung tidak naik sampai dada dan tenggorokan [9].

Hanya saja pada kondisi GERD, sfingter yang melemah pada akhirnya tidak bisa menutup seperti normalnya sehingga asam lambung naik [9].

7. Kadar Gula Darah Terlalu Tinggi atau Rendah

Mual dan muntah di pagi hari lebih rentan terjadi pada para penderita diabetes [5,6].

Penderita diabetes biasanya memiliki kondisi di mana kadar gula darah bisa terlalu tinggi maupun terlalu rendah, khususnya pada pagi hari [5,6].

Saat malam hari, kadar insulin akan menjadi terlalu tinggi sehingga pagi harinya kadar gula darah justru sangat rendah [5,6].

Kondisi ini kemudian mampu memicu rasa mual sekaligus muntah saat setelah bangun tidur di pagi hari [5,6].

8. Kurang Tidur

Kurang tidur dan kelelahan juga merupakan faktor penyebab muntah di pagi hari yang perlu diwaspadai [5,6].

Kurang tidur karena sengaja begadang, terlalu sering terbangun di malam hari, atau bahkan karena sulit tidur sama sekali akan menyebabkan tubuh kurang fit [5,6].

Hal ini menjadi salah satu penyebab umum rasa mual timbul diikuti muntah saat pagi hari [5,6].

Untuk mengidentifikasi penyebab muntah di pagi hari, terutama jika terjadi berulang, segera ke dokter memeriksakan diri.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment