Bolehkah Remaja Minum Kolagen? – Fakta dan Manfaat

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Kolagen merupakan jenis protein yang secara alami terproduksi di dalam tubuh manusia [1].

Protein tak larut dan berserat ini berperan penting dalam menjaga kekuatan jaringan dan tulang pada tubuh [1].

Selain itu, kolagen juga berfungsi menjaga kulit agar tetap lembut serta elastis [1].

Namun seiring usia yang bertambah tua, kolagen akan mengalami penurunan pada kadarnya [2,3].

Memasuki usia 20-30 tahun, kadar kolagen alami di dalam tubuh semakin menurun dan oleh sebab itu, asupan kolagen dari luar diperlukan agar kulit, tulang dan jaringan tubuh tetap sehat [2,3].

Minuman kolagen seringkali dianggap penting hanya oleh orang dewasa, terutama ketika berusia 30 tahun ke atas [3].

Bila remaja ingin minum kolagen juga, ketahui seberapa aman bila kolagen dikonsumsi sejak dini.

Bolehkah Remaja Minum Kolagen?

Boleh, sebab seseorang tidak perlu menunggu usia 20 tahun ke atas untuk mengonsumsi kolagen sebagai bagian dari diet harian [4,5,6].

Kolagen bisa dikonsumsi oleh siapa saja, bahkan termasuk lansia yang menurut beberapa orang sudah cukup terlambat [4,5,6,7,8].

Selama dikonsumsi dalam kadar yang tepat dan sudah berkonsultasi lebih dulu juga dengan dokter, kolagen pun aman bagi anak-anak [7,8].

Kolagen tidak hanya bermanfaat bagi orang dewasa yang sudah berusia 20 tahun ke atas [6].

Anak-anak dan remaja juga bisa mengonsumsi kolagen di mana asupan sejak dini tetap bermanfaat dalam mencegah penuaan dini [4,5,7,8].

Tanda penuaan dini tidak sekadar bisa terjadi pada usia 25 tahun ke atas, tapi juga saat sebelum memasuki usia 20 tahun [4,5,6,7,8].

Supaya proses penuaan dini yang bisa terjadi karena berbagai faktor ini tidak terlalu cepat, kolagen adalah kuncinya [7].

Meski kolagen tambahan sangat penting dan bisa diasup oleh siapa saja, untuk remaja, usia antara 13-19 tahun adalah masa-masa yang paling dianjurkan apabila ingin minum kolagen [7].

Apa saja manfaat remaja dan anak-anak minum kolagen?

Karena anak-anak dan remaja boleh mengonsumsi kolagen, penting untuk juga mengenal apa saja manfaat kolagen pada usia tersebut.

  • Menjaga dan Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Anak dan remaja terkadang tidak menjaga asupan makanannya dengan baik sehingga risiko gangguan pencernaan cukup tinggi.

Bagi anak yang mengalami diare, sakit kepala, mual hingga jerawat, ada kalanya hal ini dipengaruhi oleh asupan makanan yang kurang sehat [4].

Asupan makanan tidak sehat bisa memengaruhi pencernaan karena penumpukan toksin di dalam tubuh [4].

Untuk itu, kolagen dibutuhkan supaya sel dan jaringan tubuh mengalami proses perbaikan yang lebih cepat, termasuk pada sistem pencernaan [4,7].

  • Menyembuhkan Luka Lebih Cepat

Asupan kolagen baik bagi anak dan remaja karena menjaga kesehatan kulit dengan maksimal [4].

Bagi anak dan remaja yang aktif secara fisik, terkadang mungkin luka di kulit tak terhindarkan [4].

Untuk membantu pemulihan luka supaya lebih cepat, kolagen adalah salah satu yang diperlukan [4].

Karena bersifat anti-aging, kulit remaja sekalipun akan jauh lebih lembut dan elastis saat minum kolagen rutin dengan kadar yang tepat [4].

Remaja dengan segudang aktivitas, stres, dan berbagai masalah yang dihadapi di usianya seringkali juga dapat mengalami sulit tidur [4,7].

Ketika kualitas tidur menurun dan memburuk, anak berpotensi tidak bersemangat serta mudah kehilangan motivasi saat beraktivitas [4,7].

Minum kolagen menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tidur karena anak dapat lebih mudah tidur lelap setelahnya [4,7].

  • Memperkuat Sendi dan Tulang

Anak dan remaja masih dalam masa tumbuh kembang, dan minum kolagen termasuk cara untuk memperkuat sendi maupun tulang anak [4,7].

Kolagen adalah protein penting bagi jaringan dan tulang tubuh karena kolagen berfungsi menahan fosfat dan kalsium yang berperan vital untuk sendi dan tulang [4,7].

Agar pertumbuhan anak dan remaja semakin optimal, kolagen tambahan bisa dikonsumsi secara rutin dengan takaran yang tepat [4,7].

Agar kesehatan sistem kardiovaskular dan jantung pada remaja terjaga dengan baik, minum kolagen akan sangat bermanfaat [4].

Protein ini membantu menjaga jantung sekaligus pembuluh darah tetap sehat dan berfungsi optimal [4].

Berapa banyak kolagen yang boleh remaja konsumsi?

8 gram kolagen adalah awal yang aman atau sekitar 1 sendok per hari [7,8].

Namun seiring waktu, porsi bisa ditingkatkan menjadi lebih banyak, yakni antara 10-40 gram kolagen setiap hari (setara 2-4 sendok) [7].

Jika ingin lebih aman, remaja dapat ke dokter dan berkonsultasi lebih dulu sebelum minum suplemen kolagen apapun.

Selain meningkatkan kadar kolagen di dalam tubuh melalui konsumsi suplemen, cara-cara ini juga bisa dilakukan untuk mendapatkan kolagen secara alami [8] :

  • Mengonsumsi kaldu ayam.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C tinggi (baik buah maupun sayuran).
  • Menghindari paparan sinar matahari dan selalu melindungi kulit dengan tabir surya.
  • Tidak merokok karena aktivitas ini menyebabkan peradangan.
  • Tidak mengonsumsi gula secara berlebihan.
  • Mengonsumsi protein berkualitas tinggi, seperti kacang-kacangan, makanan nabati, makanan laut, dan daging tanpa lemak.

Apakah minum kolagen menimbulkan efek samping bagi remaja?

Ya, hanya jika remaja minum kolagen secara berlebihan dan tanpa diimbangi dengan asupan cairan yang cukup [4,8].

Protein ini memang baik bagi sel dan jaringan di dalam tubuh, namun bila terlalu banyak justru mampu menyebabkan dehidrasi [4,8].

Selain itu, bagi beberapa yang cukup sensitif pada sistem pencernaannya, minum kolagen dapat menyebabkan perut terasa penuh dan tidak nyaman [4,8].

Oleh sebab itu, penting untuk minum dengan takaran yang tepat sesuai dengan usia remaja [4,7].

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment