Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka? Fakta dan Mitos

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Bagi kebanyakan wanita hamil, salah satu hal yang paling berat adalah menjaga pola makan seimbang selama masa kehamilan. Selama kurang lebih sembilan bulan, ibu harus mempertimbangkan banyak hal tentang makanan karena ia juga harus menjaga kesehatan janin dalam kandungannya.

Ada beberapa jenis makanan yang dipertanyakan keamanannya untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, salah satunya adalah nangka. Apa fakta dan mitos seputar buah ini yang berhubungan dengan efeknya pada kandungan? Mari kita lihat.

Kandungan Nangka

Nangka adalah buah yang manis, berdaging, dan mengandung banyak serat dengan aroma yang kuat serta rasa yang unik. Nangka termasuk buah tropis dan kaya akan kandungan nutrisi.

Lemak jenuh, kolesterol, dan sodium tidak ada dalam nangka. Kandungan vitaminnya termasuk folate, niacin, riboflavin, thiamine, juga potassium dan magnesium. [2, 4]

Sebagian besar isi nangka adalah Vitamin A dan C yang lebih tinggi dari apel, aprikot, pisang, dan alpukat. Seratnya sangat baik untuk mereka yang memiliki masalah pencernaan. [1, 2, 4]

Karotenoid, pigmen yang memberikan warna kuning pada nangka, mengandung banyak vitamin A. Seperti antioksidan lain, karotenoid bisa melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan membantu tubuh untuk bekerja optimal.

Kandungan antioksidan dalam nangka bisa membantu mencegah penyakit seperti kanker, penyakit jantung, serta masalah pada mata seperti katarak dan macular degeneration. Semakin matang buah nangka, semakin tinggi kadar karotenoid-nya. [4]

Satu cangkir buah nangka mengandung: [4]

  • Kalori: 157
  • Lemak: 2 gram
  • Karbohidrat: 38 gram
  • Protein: 3 gram
  • Kalsium: 40 miligram

Mitos dan Fakta Tentang Efek Buruk Nangka Untuk Kehamilan

Di beberapa negara yang masih mempercayai nasihat turun temurun yang sebagian besarnya tidak terbukti secara ilmiah, cukup banyak jenis buah yang “terlarang” untuk dikonsumsi saat hamil karena dipercaya bisa menyebabkan keguguran, persalinan yang sulit, atau kecacatan pada janin.

Nangka termasuk ke dalam daftar buah yang dianggap beberapa orang tidak boleh dimakan saat hamil karena memiliki efek panas pada tubuh yang bisa berdampak buruk baik bagi ibu maupun janin. Tetapi hal ini tidak memilki bukti apalagi dasar medis yang kuat. [2, 3, 4]

Namun, ini bukan berarti nangka tidak memiliki efek samping. Berikut adalah beberapa hal yang telah terbukti bisa disebabkan oleh nangka bila dikonsumsi saat hamil: [2]

1. Alergi

Sebagian besar ibu hamil bisa makan nangka dan tidak mengalami apa-apa, tetapi ada juga yang tiba-tiba menjadi alergi. Reaksinya bisa berbeda dari satu orang ke orang lainnya sehingga bila ada yang terasa tidak beres setelah makan nangka, harus segera menemui dokter.

2. Sakit perut

Makan nangka ketika hamil kemungkinannya bisa menimbulkan banyak gas dalam perut, atau gangguan lambung. Hal ini menyebabkan rasa tidak nyaman yang mengarah pada nyeri di bagian tengah perut.

Kondisi ini umumnya terjadi bila nangka tidak dibersihkan dengan benar. Ada beberapa bagian di daging nangka yang tidak bisa dikonsumsi tanpa dimasak. Jika tidak sengaja termakan, maka bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan nyeri.

Kadang-kadang rasa nyeri ini bisa berlipat bila terlalu banyak makan nangka saat hamil.

3. Meningkatnya kekentalan darah

Nangka diketahui bisa meningkatkan kekentalan darah. Ibu hamil harus menghindari makan buah ini bila memiliki masalah aglutinasi darah. Selain nangka, hindari juga makanan-makanan lain yang bisa menyebabkan koagulasi darah.

4. Diabetes gestasional

Kandungan gula dalam nangka sangat tinggi, dan jika ibu hamil memiliki masalah hormonal, maka ia harus berhati-hati dengan jumlah daging nangka manis yang dikonsumsi. Ibu hamil yang makan terlalu banyak nangka saat mengandung memiliki risiko mengalami diabetes gestasional atau diabetes yang hanya muncul saat hamil.

Manfaat Nangka Untuk Ibu Hamil

Ada beberapa alasan mengapa nangka baik untuk dikonsumsi saat sedang hamil. Seperti yang sudah disebutkan diatas, nangka memiliki banyak sekali kandungan nutrisi, dan ini juga bermanfaat bagi ibu hamil.

1. Keseimbangan sodium

Saat tekanan darah naik-turun ketika sedang hamil, nangka bisa menjadi cemilan yang baik. Kandungan sodium yang rendah dan tidak adanya lemak jenuh dalam nangka tidak akan menyebabkan naiknya lipid yang yang tidak sehat dalam tubuh.

2. Meningkatkan imunitas

Salah satu manfaat nangka yang luar biasa adalah kandungan vitamin C-nya. Kandungan ini bisa membantu melawan infeksi minor sebelum berkembang menjadi parah. Hal ini baik terutama bagi ibu hamil yang kekebalan tubuhnya memang sudah lemah sejak sebelum hamil.

Selain itu, karena kekebalan tubuh ibu hamil berubah, makan dua potong nangka setiap dua hari bisa membantu mengembalikan keseimbangan tubuh dan membantu mengembangkan sistem kekebalan tubuh yang sehat pada janin.

4. Pereda stress

Nangka juga berhubungan dengan pengaturan hormon di dalam tubuh. Hormon pada ibu hamil akan mengalami banyak perubahan dan makan nangka bisa menjaganya tetap terkendali, yang artinya stress dan mood swing yang sering dialami ibu hamil juga bisa diredakan meskipun tidak akan sepenuhnya hilang.

Keripik nangka, disarankan yang tanpa pengawet, sangat baik untuk cemilan sehat dan enak saat mengandung. Mengonsumsi 500 gram nangka setiap minggu selama hamil bisa membantu hormon tetap terkendali.

5. Perkembangan janin

Bukan hanya membantu meningkatkan kekebalan tubuh, kandungan vitamin A yang ada dalam nangka bisa membantu janin untuk berkembang secara sempurna dan membantu janin mendapatkan penglihatan yang kuat setelah lahir.

6. Penyimpanan mineral

Nangka mengandung kalsium, magnesium, zinc, zat besi, dan beta-karotin. Semua ini, secara bersamaan, adalah gizi yang sempurna baik bagi ibu hamil maupun janin yang dikandungnya.

7. Mencegah infeksi perut

Tingginya serat dalam nangka bisa melindungi perut dari luka akibat reaksi asam lambung, juga mencegah terjadinya sembelit dan menjaga sistem pencernaan. Selain itu, serat dalam nangka juga mencegah penumpukan racun di dalam perut yang bisa melintas ke plasenta melalui darah.

8. Menambah energi

Ada hari-hari dalam kehamilan dimana ibu merasa sangat malas dan letih, tetapi harus menyelesaikan banyak pekerjaan atau ingin berolahraga sedikit agar tetap bugar. Kandungan gula dalam nangka bisa memberikan energi yang dibutuhkan ibu hamil pada hari-hari seperti ini.

Kesimpulan

Kekuatiran terbesar tentang makan nangka saat hamil adalah bahwa buah ini bisa menyebabkan panas dalam tubuh yang dipercaya bisa menyebabkan keguguran. Namun, hal ini tidak memiliki bukti kuat dan makan satu atau dua potong nangka tentu tidak akan menyebabkan naiknya suhu tubuh hingga ke tingkat yang membahayakan.

Jadi, ya, nangka tetap bisa dimakan saat hamil tetapi jangan berlebihan. Konsultasikan dengan dokter kandungan bila masih merasa ragu-ragu atau bila terjadi reaksi alergi setelah makan nangka.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment