15 Manfaat Berjemur bagi Kesehatan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Sejak pandemi kita dianjurkan untuk berjemur setiap pagi atau sore hari bukan? Bukan untuk membunuh virus yang ada, melainkan untuk memperlambat perkembangan virus. [1]

Tahukah Anda bahwa berjemur memiliki banyak manfaat? 

1. Mengurangi Tekanan Darah

Salah satu penyakit yang umum terjadi adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Jika seseorang mengalaminya, maka mereka perlu menghindari beberapa makanan yang dapat memicu penyakit tersebut. [2]

Tahukan Anda bahwa berjemur di bawah matahari selama 15 menit sangat bermanfaat bagi penderita hipertensi? Ini benar adanya karena dengan berjemur, kadar oksida nitrat yang ada di lapisan kulit Anda bersentuhan dengan sinar matahari. [2]

Proses tersebut akan menyebabkan pembuluh darah melebar dan oksida bergerak masuk ke aliran darah. Oksida yang masuk tersebut akan mampu untuk menurunkan tekanan darah. [2]

2. Mengurangi Depresi

Sinar matahari dapat mengurangi depresi karena mampu memicu otak untuk melepaskan hormon serotonin, sehingga suasana hati akan meningkat beserta perasaan tenang. Dengan pengaruh tersebut, orang yang terbiasa berjemur memiliki gejala depresi yang lebih sedikit. [3]

3. Menyembuhkan Gangguan Kulit

Apakah Anda memiliki gangguan kulit seperti jerawat dan eksim? Jika iya, manfaat berjemur sebagai salah satu pengobatan untuk hal tersebut. [2]

Berjemur merupakan cara yang sudah digunakan sejak lama untuk mengobati gangguan kulit. Gangguan kulitnya pun beragam seperti jerawat, eksim, penyakit kuning, psoriasis, dan juga infeksi jamur. [2]

Cara untuk mendapatkan manfaat ini hanyalah dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi selama beberapa waktu. Namun jangan terlalu lama karena dapat merusak kulit. [2]

4. Membantu Tidur Lebih Nyenyak

Berjemur juga dapat membantu untuk mengatur ritme sirkadian. Hal ini akan mampu membuat Anda mengantuk ketika matahari telah terbenam. [3] Selain itu, berjemur di bawah sinar matahari dapat membantu para penderita insomnia karena sinar matahari dapat membantu produksi melatonin untuk meningkatkan kualitas tidur. [4]

5. Membantu Pertumbuhan Anak

Manfaat selanjutnya dari berjemur adalah mampu untuk membantu pertumbuhan anak. Manfaat satu ini sudah diakui oleh banyak budaya, sehingga banyak masyarakat yang melakukannya. [2]

Demi mendapatkan manfaat ini, sang anak hanya perlu berjemur di bawah sinar matahari sekitar 15 menit setiap harinya. Usahakan lah untuk mendapatkan sinar matahari pagi. [2]

6. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh sangat dibutuhkan untuk membantu melawan hal-hal berbahaya, seperti virus dan bakteri. Vitamin D yang terdapat pada sinar matahari mampu membantu tubuh untuk meningkatkannya. Terlebih vitamin D ini sulit diperoleh dari makanan, hanya ikan dan kuning telur tertentu yang ada. [3]

Dengan meningkatnya sistem kekebalan tubuh, maka tubuh mampu untuk melawan berbagai macam penyakit. Penyakit-penyakit yang berbahaya juga termasuk, seperti penyakit jantung, penyakit autoimun, dan kanker. [3]

7. Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 juga termasuk salah satu penyakit yang umum terjadi saat ini. Tentunya vitamin D sangat berperan penting dalam kondisi tersebut karena membantu dalam produksi insulin. [2]

Seseorang yang mengalami kekurangan vitamin D akan menderita resistensi insulin. Resistensi insulin inilah yang menjadi penyebab diabetes tipe 2 terjadi. [2]

8. Menurunkan Risiko Persalinan Prematur

Apa yang dikhawatirkan oleh seorang ibu ketika mengandung? Salah satunya adalah persalinan prematur. Vitamin D yang diperoleh dari berjemur dapat melindungi dari persalinan prematur ini

Selain itu, vitamin D tersebut juga akan membantu melindungi dari infeksi yang berhubungan dengan kelahiran. [3]

9. Menurunkan Berat Badan

Kaitan antara sinar matahari dengan penurunan berat badan masih terus dilakukan. Namun, paparan sinar matahari mampu membuat tubuh untuk membakar lebih banyak kalori. Sehingga dengan semakin banyaknya kalori terbakar, maka akan membuat berat badan semakin cepat turun. [2]

10. Menguatkan Tulang

Anda ingin berupaya untuk menguatkan tulang sehingga waktu tua nanti tidak mengalami masalah pada tulang? Jika iya, berjemurlah. [2]

Sinar matahari merupakan sumber vitamin D terbaik. Vitamin ini dapat membantu tubuh untuk memproses kalsium yang dapat memperkuat tulang. [2]

11. Mengurangi Gejala Alzheimer

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pasien Alzheimer yang terkena sinar matahari dari pukul 9 pagi hingga 6 sore memiliki lebih sedikit gejala depresi, agitasi, dan kehilangan fungsi. Hal ini dibandingkan dengan penderita Alzheimer yang hanya terpapar cahaya redup di siang hari. [5]

12. Memberi Umur yang Lebih Panjang

Ada sebuah penelitian dengan responden 30.000 wanita Swedia. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu di bawah sinar matahari memiliki enam bulan hingga dua tahun umur lebih lama dibandingkan yang kurang mendapatkan sinar matahari. [6]

Namun tentu saja hal ini masih harus terus diteliti untuk mendapatkan kesimpulan yang lebih baik lagi. [6]

13. Perlindungan Terhadap Kanker

Kanker kulit merupakan salah satu jenis penyakit yang ada karena terlalu banyak terkena paparan sinar UV. Namun tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup juga dikaitkan dengan kanker jenis lain. [7]

Misalnya saja kanker payudara, ovarium, usus besar, pankreas, dan juga prostat. Pada wilayah dengan sedikit sinar matahari, masyarakatnya memiliki peluang yang lebih tinggi untuk terkena jenis kanker tersebut. [7]

14. Melindungi Skizofrenia

Selain Alzheimer, sinar matahari juga dapat melindungi dari Skizofrenia. Kadar vitamin D yang rendah berhubungan dengan Skizofrenia.

Disarankan untuk memenuhi 2.000 IU atau lebih vitamin D per hari selama tahun pertama kehidupan anak. Perawatan ini akan membantu untuk mengurangi risiko terjadinya Skizofrenia. [8,9]

15. Mengurangi Gejala Parkinson

Khusus untuk beberapa pasien Parkinson, terpapar cahaya matahari 1 jam selama 2 minggu dapat meningkatkan mood, aktivitas sosial, fungsi motorik. Selain itu, perawatan ini juga dapat mengurangi pengobatan untuk penggantian dopamin sebesar 13-100 %. [8,10]

Mitos Berjemur

  • Tanning Bed untuk Vitamin D

Tanning bed diangkat sebagai ide yang tepat untuk menjaga kadar vitamin D. Padahal, hal tersebut akan membawa tubuh menjadi lebih berisiko terkena kanker kulit serta mempercepat penuaan. [11]

  • Orang dengan Kulit Gelap tidak perlu Menggunakan Tabir Surya

Pendapat tersebut merupakan keliru. Walaupun kulit yang lebih gelap memiliki ekstra melanin yang dapat memberikan perlindungan, hal ini tidak dapat menghalangi semua radiasi sinar UV. Orang yang berkulit gelap masih memiliki peluang untuk mengalami kanker kulit. [11]

  • Sinar UVB Berbahaya

Ada dua jenis sinar UV yaitu UVA dan UVB. UVA dikaitkan dengan photoaging, dan UVB dikaitkan dengan kanker kulit. Sebenarnya, ketika seseorang berjemur terlalu lama terlebih menggunakan tanning bed, maka akan merusak DNA kulit. Jika hal ini terjadi, maka dapat menyebabkan kanker kulit. [11] 

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment