Apa Perbedaan Tumor Jinak dan Ganas?

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Apa itu Tumor Jinak dan Ganas?

Tumor adalah sebuah pertumbuhan jaringan tubuh yang tidak normal. Tubuh manusia secara konstan memproduksi sel baru untuk menggantikan sel yang sudah tua. Terkadang, DNA tubuh mengalami gangguan dalam proses replikasi sel sehingga memproduksi sel baru yang berbeda. Sel berbeda itulah yang akan bereplikasi dengan cepat dan membentuk tumor. [1,2]

Untuk mengetahui apakah tumor tergolong jinak atau ganas, dokter dapat mengambil sedikit sampel sel tumor melalui prosedur biopsi. Selanjutnya, sel biopsi akan dianalisa dibawah mikroskop oleh seorang dokter spesialis patologi. [3]

Tumor jinak tidaklah berbahaya. Tumor jenis ini tidak akan menyebar ke jaringan atau organ lain. Walaupun demikian, tumor jinak tetap dapat menyebabkan gangguan yang serius jika tumbuh dekat organ vital. Tumor jinak umumnya masih responsif terhadap pengobatan. [2]

Beberapa tipe tumor jinak yang sering ditemukan adalah [2] :

  • Adenoma (polip), yaitu tumor yang tumbuh pada jaringan epitel sel yang menyerupai kelenjar.
  • Fibroid, yaitu tumor yang tumbuh pada jaringan fibrous.
  • Hemangioma, yaitu tumor yang membentuk pembuluh darah tambahan.
  • Lipoma, yaitu tumor yang berada pada jaringan lemak dibawah kulit.

Beberapa tumor jinak berpotensi untuk menjadi ganas jika sel yang tidak normal terus berubah dan membelah diri secara tidak terkontrol. Tumor jinak tersebut juga dapat digolongkan ke dalam tumor pra ganas. Beberapa terminologi yang dapat menggambarkan karakteristik tumor jinak yang berpotensi tergolong dalam tumor pra ganas adalah [2] :

  • Hiperplasia, yaitu sel yang terlihat normal namun bertambah banyak lebih cepat dari normal.
  • Atipia, yaitu sel yang terlihat sedikit tidak normal.
  • Metaplasia, yaitu sel yang terlihat normal tapi tidak tergolong dalam jenis sel tubuh apapun.

Beberapa tipe massa berikut harus dilakukan pengobatan dan monitor dengan hati-hati karena juga berpotensi menjadi tumor pra ganas, yaitu [2] :

  • Displasia, yaitu sel yang terlihat tidak normal, bertambah banyak dengan cepat, dan tidak tersusun dengan rapi.
  • Karsinoma in situ, yaitu sel yang sangat tidak normal tapi belum menginvasi jaringan sekitar.

Tumor ganas dapat disebut juga sebagai kanker. Sel kanker dapat lepas dari tumor, masuk ke dalam pemubuluh darah atau getah bening, dan menyerang organ lain. Beberapa tipe tumor ganas adalah [2] :

  • Karsinoma
    • Adenokarsinoma, yaitu sel tumor yang memproduksi cairan atau lendir.
    • Karsinoma sel basal, yaitu sel tumor pada lapisan terdalam dari epidermis.
    • Karsinoma sel skuamosa, yaitu sel tumor yang berada pada lapsan terluar kulit, kantung kemih, usus, ginjal, atau lambung.
    • Karsinoma sel transisional, yaitu sel tumor yang terbentuk pada jaringan epitelium atau urotelium.
  • Sarkoma
    • Sarkoma pada tendon.
    • Sarkoma pada ligamen.
    • Sarkoma pada jaringan lemak.
    • Sarkoma pada otot.
    • Sarkoma pada pembuluh darah dan limfe.
  • Sel Germinal

Tumor sel germinal dimulai dari sel yang memproduksi sel telur atau sperma. Tumor jenis ini dapat ditemukan pada ovarium atau testis. Tumor sel germinal juga dapat terbentuk pada rongga perut, dada, atau otak. [2]

  • Blastoma

Blastoma dimulai saat jaringan embrionik dan perkembangan sel di otak, mata, atau sistem saraf. Anak-anak lebih sering mengalami blastoma daripada orang dewasa. [2]

Gejala Tumor Jinak dan Ganas

Gejala tumor sangat bergantung pada jenis dan lokasi tumor. Sebagai contoh, tumor paru-paru dapat menyebabkan batuk, sesak napas, atau nyeri dada. Tumor kolon dapat menyebabkan penurunan berat badan, diare, konstipasi, anemia defisiensi besi, dan darah pada tinja. [1]

Beberapa tumor dapat terjadi tanpa menunjukan gejala apapun. Tumor esofageal atau tumor pankreas umumnya tidak menyebabkan gejala hingga penyakit memasuki tahap yang parah. [1]

Beberapa gejala yang dapat muncul saat terkena tumor adalah [1] :

Berikut adalah tabel perbedaan tumor jinak dan tumor ganas berdasarkan ciri-ciri fisik dan gejala yang terlihat. [2]

Tumor JinakTumor Ganas
Tidak menginvasi jaringan sekitar.Dapat menginvasi jaringan sekitar.
Tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya.Dapat melepaskan sel tumor dan menyebar melalui sistem pembuluh darah atau limfe ke bagian tubuh lainnya untuk membentuk tumor baru.
Umumnya tidak muncul kembali setelah dilakukan pengangkatan.Dapat muncul kembali setelah dilakukan pengangkatan.
Umumnya memiliki bentuk yang halus dan reguler.Memiliki bentuk yang tidak jelas atau ireguler.
Umumnya dapat bergerak jika ditekanTidak dapat bergerak jika ditekan.
Tipikalnya tidak mengancam nyawaDapat mengancam nyawa.
Dapat memerlukan tindakan pengobatan maupun tidakPasti membutuhkan tindakan pengobatan.
Perbedaan Ciri Tumor Jinak dan Ganas. [2]

Penyebab Tumor

Pada dasarnya, tumor terjadi saat sel tubuh membelah dan tubuh secara tidak terkontrol di dalam tubuh. Sel baru terbentuk untuk menggantikan sel tua atau untuk memberikan fungsi baru. Sel yang rusak atau tidak diperlukan lagi akan memberikan ruang untuk sel sehat yang baru. [1]

Jika pertumbuhan sel baru dan kematian sel terganggu, maka dapat terbentuk tumor. [1]

Masalah dalam sistem imun tubuh juga dapat menyebabkan tumor. Tembakau menyebabkan seseorang mati akibat tumor ganas lebih banyak daripada substansi lainnya. Faktor risiko tumor lainnya adalah [1] :

  • Benzene, beserta senyawa kimia dan racun lainnya.
  • Mengonsumsi terlalu banyak alkohol.
  • Toksin lingkungan, termasuk jamur beracun yang tumbuh pada tumbuhan kacang (aflatoksin).
  • Paparan matahari yang berlebihan.
  • Masalah genetik.
  • Obesitas.
  • Paparan radiasi.
  • Virus.

Beberapa tipe tumor yang dapat menyebabkan atau berhubungan dengan virus adalah [1] :

  • Limfoma Burkitt (virus Epstein-Barr)
  • Kanker serviks (virus human papilloma)
  • Kanker anal (virus human papilloma)
  • Beberapa kanker tenggorokan, termasuk kanker langit-langit mulut, pangkal lindah, dan tonsil (virus human papilloma)
  • Beberapa kanker vagina, vulva, dan penil (virus human papilloma)
  • Beberapa kanker hati (virus hepatitis B dan hepatitis C)
  • Sarkoma Kaposi (human herpesvirus 8)
  • Limfoma atau Leukemia sel T dewasa (virus human T-lymphotropic-1)
  • Karsinoma sel Merkel (Merkel cell polyomavirus)
  • Kanker nasofaring (virus Epstein-Barr)

Apakah Tumor Jinak Bisa Menjadi Tumor Ganas?

Beberapa jenis tumor jinak dapat berubah menjadi tumor ganas. Contohnya adalah polip adenomatosa pada kolon yang memiliki risiko besar untuk berubah menjadi kanker (tumor ganas). Hal ini mengapa polip, dimana tergolong tumor jinak, harus dihilangkan lewat operasi kolonoskopi. Menghilangkan tumor tersebut adalah salah satu cara untuk mencegah kanker kolon. [3]

Perubahan tumor jinak menjadi ganas tidaklah selamanya jelas, dan dokter perlu mempertimbangkan beberapa faktor berbeda untuk mendiagnosa satu dengan yang lainnya. Anda mungkin akan mendapatkan diagnosis yang tidak pasti. [3]

Selain itu, mungkin juga dilakukan biopsi untuk menemukan sel pra-kanker pada area tertentu dimana sel kanker mungkin muncul. [3]

Diagnosis Tumor Jinak dan Ganas

Jika anda menemukan benjolan baru atau yang tidak biasa pada tubuh anda, segeralah pergi bertemu dokter. [2]

Setelah pemeriksaan fisik, dokter dapat menggunakan satu atau lebih dari tes gambaran berikut untuk mengkonfirmasi diagnosis, seperti [2] :

Tes darah juga dapat digunakan untuk membantu menegakan diagnosis. Namun, biopsi tetaplah satu-satunya cara untuk mengkonfirmasi keberadaan kanker. [2]

Pengobatan Tumor Jinak dan Ganas

Pengobatan tumor bergantung pada banyak faktor, seperti lokasi tumor primer dan lokasi penyebaran kanker. Seorang dokter patologi dapat memberitahu informasi spesifik mengenai tumor tersebut untuk membantu menentukan pengobatan. Beberapa pengobatan tersebut dapat termasuk [2] :

  • Operasi
  • Terapi radiasi
  • Kemoterapi
  • Terapi target
  • Imunoterapi atau terapi biologi

Pencegahan Tumor Jinak dan Ganas

Genetik dapat bermain peran terhadap keberadaan kanker, sehingga sulit sekali untuk mencegah kanker. Walaupun demikian, ada beberapa langkah yang dapat anda lakukan untuk mengurangi risiko pembentukan tumor, yaitu [2] :

  • Jangan menggunakan tembakau, dan hindari paparan perokok pasif.
  • Batasi asupan alkohol.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Mengonsumsi banyak sayuran dan buah.
  • Membatasi asupan daging olahan.
  • Berolahraga dengan teratur.
  • Melindungi kulit dari paparan matahari.
  • Melakukan pemeriksaan fisik ke dokter dengan rutin.
fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment