14 Obat Tradisional Mual dan Muntah untuk Anak

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Mual dan muntah pada anak biasanya bukan kondisi serius. Muntah dan mual dapat disebabkan oleh virus, mabuk kendaraan, atau keracunan makanan[1].

Meski demikian, orang tua akan merasa khawatir dan bingung jika anak mengalami muntah terus menerus sehingga mencoba memberikan obat untuk mengatasi kondisi. Tapi kebanyakan anak tidak suka mengkonsumsi obat dan menolaknya[1].

Sebagai alternatif, orang tua dapat memberikan obat tradisional untuk mengatasi mual dan muntah pada anak. Berikut beberapa obat tradisional yang bisa digunakan:

1. Jahe dan Madu

Haluskan sepotong jahe kemudian masukkan dalam segelas air panas, dan biarkan selama 10 menit. Bisa ditambahkan satu sendok teh madu sebagai pemanis. Berikan pada anak untuk diminum dua atau tiga kali sehari[1, 2].

Jahe dapat membantu meringankan iritasi pada perut dan meringankan rasa sakit dengan cepat. Campuran jahe dan madu tidak hanya dapat mengatasi mual tapi juga dapat membantu proses pencernaan[1, 2].

Jahe memiliki manfaat antispasmodik yang membantu menenangkan kontraksi otot di dalam perut yang menyebabkan mual. Sehingga jahe efektif untuk meringankan mual dan masalah perut[3].

2. Mint

Daun mint mengandung menthol yang mana diduga dapat merelaksasi otot dalam perut, sehingga dapat meringankan mual dan kram perut[4].

Studi menunjukkan bahwa orang yang terpapar aroma mint mengalami penurunan tingkat mual yang lebih rendah secara signifikan daripada mereka yang diberikan obat anti mual[5].

Kita bisa memberikan aromaterapi mint untuk dihirup oleh anak untuk mengurangi mual. Atau bisa juga diberikan dengan dibuat teh atau diambil ekstraknya untuk diminum[5].

Untuk mendapatkan ekstraknya, haluskan beberapa daun mint lalu peras dan ambil cairannya. Ambil sekitar 1 sendok makan ekstrak mint, masukkan ke dalam gelas. Tambahkan 1 sendok teh perasan lemon dan sedikit madu. Selanjutnya bisa ditambahkan air dan dicampurkan sebelum diberikan pada anak[1, 6].

Jika anak sudah cukup besar, bisa diberikan daun mint segar untuk dikunyah[1].

3. Air Beras

Aur beras dapat membantu mengatasi muntah-muntah yang disebabkan gastritis (peradangan lambung). Untuk membuat air beras lebih dianjurkan menggunakan beras putih daripada beras merah[1, 6].

Ambil satu gelas beras putih dan rebus dengan dua gelas air. Panaskan hingga setengah mendidih kemudian saring air yang berlebihan atau pati. Biarkan hingga lebih dingin. Minta anak untuk meminum air tersebut untuk menghentikan muntah. Jika diperlukan, berikan air beras selama 2-3 hari hingga kondisi anak membaik[1, 6].

4. Cengkeh

Cengkeh dapat membantu pencernaan dan meredakan muntah. Aroma dan rasa dari cengkeh dapat menghentikan muntah dengan segera[1, 2].

 Jika anak sudah cukup besar dan dapat mengunyah dengan baik, berikan sebutir cengkeh untuk dikunyah selama beberapa lama[1].

Mengunyah cengkeh menyebabkan perubahan pada kuncup perasa di lidah. Selain itu, cengkeh juga mengurangi sensitivitas mulut[2].

Selain dengan dikunyah, cengkeh dapat diberikan dalam bentuk minuman. Ambil beberapa butir cengkeh, rebus dengan segelas air hingga mendidih. Tambahkan 1 sendok teh madu kemudian berikan pada anak[1].

5. Biji Adas

Biji adas dapat membantu menenangkan masalah pencernaan. Manfaat antimikroba dalam biji adas bekerja secara efektif untuk mengatasi mual dan muntah pada anak. Mengunyah adas secara rutin dapat menyegarkan rasa pada mulut dan mengatasi mual[1, 2].

Rebus satu sendok teh biji adas dengan segelas air selama sekitar 10 menit. Tiriskan dan berikan pada anak 3-4 kali sehari[1, 2].

6. Cuka Sari Apel

Manfaat antimikroba dalam cuka sari apel dapat efektif mencegah mual dan muntah. Cuka sari apel dapat menenangkan lambung dan membantu detoksifikasi (mengatasi racun)[1].

Campurkan 1 sendok teh cuka sari apel dan madu dalam segelas air. Berikan pada anak untuk diminum sedikit demi sedikit[1].

7. Bawang Merah dan Jahe

Bawang merah kaya akan kandungan antibiotik, yang mana dapat dimanfaatkan untuk meringankan muntah-muntah pada anak. Air perasan bawang merah dapat membantu menenangkan perut dan mengurangi mual[1].

Jahe mengandung gingerol dan shogaol, senyawa utama yang menyebabkan rasa pedas dan aroma khas jahe serta memberi manfaat antiemetik dan anti peradangan. Jahe terbukti secara medis efektif meringankan sakit perut dan banyak digunakan sebagai obat mual dan muntah[2].

Campurkan air perasan bawang merah dan jahe dengan perbandingan 1:1. Berikan pada anak untuk diminum beberapa kali sehari. Untuk memberikan rasa manis, dapat ditambahkan madu pada campuran[1].

8. Teh Chamomile

Chamomile dikenal memberikan efek menenangkan. Chamomile secara efektif membantu pencernaan dan menginduksi tidur yang lelap pada anak-anak dengan mencegah mual[1].

Untuk membuatnya, masukkan satu sendok teh chamomile dalam air panas lalu tambahkan sedikit madu. Berikan pada anak 2-3 kali sehari[1].

Chamomile dapat meringankan spasme pada usus dan menstimulasi rasa tenang. Studi menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam chamomile memiliki efek yang sama pada otak dengan zat sedatif ringan[3].

Pada kasus langka, bayi berusia 6 bulan atau lebih dapat sensitif terhadap chamomile dan mengalami ruam setelah meminum teh chamomile. Hindari pemberian teh chamomile jika timbul ruam pada anak[3].

9. Minyak Lavender

Minyak lavender memiliki manfaat memicu relaksasi. Studi menunjukkan bahwa minyak lavender efektif untuk mengatasi gangguan kecemasan dan mengurangi rasa sakit[1].

Minyak lavender memiliki aroma yang dapat membantu mengatasi sakit kepala yang berkaitan dengan mual dan membantu membuat tidur nyenyak pada anak-anak. Kita bisa memberikan beberapa tetes minyak lavender pada bantal dan membiarkan anak menghirupnya[1].

10. Air Gula dan Garam

Muntah-muntah dapat mengarah pada ketidakseimbangan kadar berbagai garam mineral dalam tubuh. Oleh karena itu, meminum air dengan campuran gula dan garam yang tepat dapat membantu mengembalikan keseimbangan kadar garam mineral menjadi normal sehingga tubuh dapat berfungsi efektif[2].

Selain itu, larutan gula dan garam dapat mencegah dehidrasi (kekurangan cairan) yang mana dapat menyebabkan tubuh mengalami kelemahan[2].

11. Air Lemon

Meminum segelas air dengan lemon diperas ke dalamnya dapat membantu meringankan mual. Jika diperlukan, tambahkan sejumlah madu untuk meningkatkan rasa. Kandungan vitamin dan mineral di dalam lemon dapat berperan untuk mencegah terjadinya muntah dan menghentikannya dengan segera[2].

Selain perasan lemon, aroma jeruk segar dari lemon yang baru dipotong juga dapat membantu mengurangi mual. Lemon yang dipotong atau dikupas melepaskan kandungan minyak esensial ke udara. Menghirup minyak tersebut dapat membantu mengatasi mual[5].

12. Memperbanyak Minum

Salah satu cara untuk meredakan muntah ialah dengan membuat anak minum lebih banyak. Pada kebanyakan kasus, dehidrasi merupakan alasan utama muntah. Sementara muntah juga dapat menyebabkan dehidrasi[6].

Untuk mencegah muntah terjadi terus menerus sebaiknya pastikan anak mengkonsumsi jumlah air yang cukup. Hindari memberikan anak makanan padat hingga kondisinya membaik. Dianjurkan untuk memberikan anak jus jeruk, air larutan rehidrasi oral, sup jernih atau kaldu ayam[6].

13. Teh Kayu Manis

Teh kayu manis dapat meredakan mual dengan segera. Kayu manis merupakan jenis rempah yang baik untuk kesehatan pencernaan[6].

Menurut Ayurveda, kayu manis kaya manfaat antiemetik dan karminatif yang mengurangi risiko sensasi mual dengan menstimulasi sel-sel yang terdapat dalam dinding dalam perut. Kayu manis juga meningkatkan pencernaan dan menenangkan dinding dalam lambung[8].

Jika anak mengalami muntah akibat keracunan makanan, mengkonsumsi teh kayu manis atau air kayu manis dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh[6].

Untuk membuat air kayu manis, kita bisa memasukkan sebatang kayu manis pada segelas air minum dan membiarkannya semalaman. Berikan air pada anak untuk diminum[8].

Kayu manis bisa juga dibuat teh dengan cara menambahkan sebatang kayu manis berukuran sedang ke segelas air yang mendidih. Biarkan hingga cukup dingin, berikan pada anak untuk diminum ketika masih hangat[8].

14. Kunyit

Kunyit mengandung senyawa curcumin yang dapat membantu mengatasi inflamasi dan infeksi akibat bakteri dan virus, yang mana dapat menjadi penyebab mual. Kunyit juga mengandung berbagai fitokimia, vitamin, dan mineral yang mendukung kesehatan kimiawi otak sehingga memberi efek menenangkan dan meringankan mual yang dipicu oleh faktor mental, seperti stress dan kecemasan[7].

Selain itu, kandungan senyawa dalam kunyit dapat membantu proses pencernaan dan mencegah produksi asam berlebihan yang merupakan penyebab perut kembung. Kunyit juga mengandung kalium dan magnesium yang membantu mengatasi dehidrasi dan memulihkan keseimbangan cairan dalam tubuh[7].

Kita bisa menambahkan satu sendok makan bubuk kunyit pada segelas jus buah untuk diberikan pada anak. Pemberian kunyit bisa juga dilakukan dengan menghaluskan kunyit, diambil airnya lalu dicampurkan dengan gula aren atau madu sebagai pemanis[7].

Itulah beberapa obat tradisional mual dan muntah untuk anak yang bisa diberikan. Namun apabila terjadi reaksi yang tidak diinginkan, seperti alergi, sebaiknya dihentikan. Konsultasikan dengan dokter bila kondisi anak tidak segera sembuh.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment