Aspirin + Vitamin C : Manfaat – Dosis dan Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Aspirin digunakan sebagai antinflamsi sedangkan vitamin C digunakan untuk memperkuat pertahanan tubuh Anda dan dapat membantu Anda pulih dengan cepat.[2]

Apa Itu Aspirin + Vitamin C?

Berikut informasi mengenai Aspirin + Vitamin C, dimulai dari indikasi hingga peringatannya:[1]

IndikasiNyeri dan demam ringan sampai sedang
KategoriObat resep
KonsumsiDewasa
KelasAnalgesik (Non Opioid) & Antipiretik
BentukTablet
Kontraindikasi→ Ulkus lambung atau duodenum.
Hemofilia, trombositopenia, atau kecenderungan perdarahan lainnya
→ Pasien yang menerima pengobatan anti koagulan.
→ Hipersensitivitas terhadap aspirin atau salisilat atau ascorbic acid lainnya.
→ Gangguan ginjal berat.
PeringatanPasien dengan kondisi berikut, wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan Aspirin + Vitamin C:
→ Risiko sindrom Reye pada anak-anak dengan infeksi varicella atau penyakit serupa influenza.
→ Tidak untuk digunakan selama >10 hari tanpa nasehat medis.
→ Pengobatan harus dihentikan 1 minggu sebelum pembedahan untuk mencegah atau mengurangi risiko komplikasi perdarahan.
→ Hati-hati bila digunakan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal, gangguan hati berat, riwayat gangguan gastrointestinal misalnya tukak lambung, kolitis ulserativa dan penyakit Crohn, dispepsia dan bila pasien mengalami dehidrasi.
→ Kehamilan dan menyusui.

Manfaat Aspirin + Vitamin C

Aspirin dan vitamin C adalah pengobatan yang efektif untuk sakit kepala, sakit tenggorokan, nyeri dan demam yang berhubungan dengan pilek.[1]

Dosis Aspirin + Vitamin C

Aspirin + Vitamin C hanya dapat dikonsumsi dewasa, berikut keterangan dosis:[1][3]

Oral/Diminum:
Nyeri dan demam ringan sampai sedang

→ Persiapan yang tersedia
→ Setiap tablet effervescent mengandung aspirin 400mg dan ascorbic acid 240mg.
→ 1-2 tablet, dapat diulang setiap 4-8 jam, jika perlu.
→ Dosis Maksimum: 3-6 tablet setiap hari.

Efek Samping Aspirin + Vitamin C

Berikut efek samping merugikan dari Aspirin + Vitamin C, segera beritahu dokter atau medis apabila Anda mengalami gejala berikut:[1]

  • Pusing
  • Iritasi GI
  • Dispepsia
  • Mual
  • Muntah
  • Erosi
  • Ulserasi
  • Hematemesis
  • Melena
  • Anemia
  • Diskrasia darah
  • Perdarahan GI
  • Tukak lambung

Detail Aspirin + Vitamin C

Untuk memahami Aspirin + Vitamin C lebih detail, berikut datanya:[1][3]

PenyimpananTablet:
→ Simpan di bawah suhu 25 °C.
→ Jauhkan dari jangkauan anak
→ Lindungi dari cahaya dan kelembaban.
Cara KerjaDeskripsi: Aspirin memiliki aksi pereda nyeri, anti-piretik dan anti-inflamasi. Vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air yang digunakan dengan aspirin untuk menghilangkan rasa sakit dan/atau demam yang berhubungan dengan pilek dan flu.
Farmakokinetik:
Penyerapan: Vitamin C: Mudah diserap melalui pemberian oral.
Metabolisme: Vitamin C: Hati melalui oksidasi dan sulfasi.
Interaksi dengan obat lain→ Aspirin dapat meningkatkan efek hipoprotrombinemik dari warfarin dan antikoagulan oral lainnya, sehingga meningkatkan risiko komplikasi perdarahan.
→ Dapat melawan efek urikosurik dari probenesid, fenilbutazon atau sulfinpirazon.
→ Pemberian bersamaan dengan kortikosteroid dapat menurunkan kadar aspirin serum.
→ Aspirin dapat meningkatkan kadar metotreksat serum.
→ Pemberian bersamaan dengan alkohol meningkatkan risiko dan keparahan perdarahan GI dan ulserasi.
→ Aspirin dapat mengurangi penyerapan vitamin C.
Overdosis⇔ Gejala: Overdosis Aspirin dapat menyebabkan pusing, tinitus, berkeringat, mual, muntah, perubahan metabolisme glukosa, kebingungan mental, hiperventilasi, alkalosis pernapasan, asidosis metabolik, ketosis, kehilangan cairan dan elektrolit. Depresi SSP dapat menyebabkan koma, kolaps CV, dan gagal napas. Overdosis vitamin C dapat menyebabkan diare dan GI.

⇔ Cara Mengatasi: Perawatan termasuk lavage lambung, diuresis alkali paksa, pemulihan cairan, keseimbangan elektrolit dan asam, dialisis dan terapi suportif mungkin diperlukan.
Pengaruh pada hasil lab→ Dapat meningkatkan hasil kreatinin darah, urat (aspirin dosis rendah) dan urea secara keliru dan secara keliru menurunkan hasil untuk tiroksin darah, urat, dan asam 5-hidroksiindoleasetat urin (dengan metode nitrosonapthol).
→ Kadar asam vanillylmandelic urin (atau asam 4-hidroksi-3-metoksimandelat) dapat salah ditingkatkan atau diturunkan tergantung pada metode analisis.

Pertanyaan Mengenai Aspirin + Vitamin C

Bagaimana cara mengonsumsi Aspirin + Vitamin C?

Minum segera setelah tablet effervescent larut sepenuhnya dalam segelas besar air.
Sebelum digunakan, harap baca indikasi penggunaan.[3]

Aspirin + Vitamin C obat apa?

Aspirin vitamin C adalah obat yang diindikasikan jika terjadi demam dan nyeri seperti sakit kepala, flu, sakit gigi, nyeri tubuh.[3]

Dapatkah Aspirin + Vitamin C, dikonsumsi anak-anak?

Dapat dikonsumsi anak-anak dengan minimal 20 kg (kira-kira dari 6 tahun).[3]

Contoh Aspirin + Vitamin C (Merek Dagang) di Pasaran

Brand Merek Dagang
Aspirin C Bayer
fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment