Jotang : Manfaat – Efek Samping dan Cara Penggunaan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Jotang atau sering dikenal dengan getang atau gulang merupakan sejenis tanaman liar yang dapat dimanfaatkan menjadi makanan serta pengobatan tradisional[1].

Tanaman ini sudah tersebar pada beberapa negara di Asia seperti Bangladesh, India, Cina, Nepal, Papua Nugini, Sri Lanka, Thailand, Vietnam, serta Indonesia[1].

Fakta Tentang Jotang

Jotang berasal dari keluarga tanaman Asteraceae dan memiliki nama ilmiah yaitu Acmella paniculata (Wall. Ex DC.) R. K. Jansen serta memiliki kesamaan dengan Spilanthes paniculata[1].

Beberapa sebutan lain untuk tanaman ini seperti Marethi atau Akkalkaro di India dan sebutan Laato ghans di Nepal[1].

Karakteristik Jotang

Jotang adalah tanaman yang biasanya tumbuh pada tanah yang basah seperti di air tawar seperti sungai, danau, kolam, rawa-rawa, sawah, atau ladang tebu[1].

Tanaman ini merupakan jenis tanaman tahunan yang memiliki sekitar 32-60 cm dan memiliki rasa yang tajam bila dimakan[2].

Tanaman ini memiliki ciri-ciri fisik yaitu sebagai berikut[1]:

  • Memiliki batang yang banyak dan berbulu yang halus;
  • Memiliki daun berbentuk bundar telur atau agak seperti segitiga dengan ujung yang runcing, berwarna hijau, tepi daun bergerigi kasar, serta bertangkai dengan ukuran 1-2 cm;
  • Memiliki bunga majemuk dengan bagian tengah bunga atau kepala bunga agak menonjol ke atas serta mengerucut dan berwarna kuning;
  • Memiliki buah yang keras, kecil, serta bulat.
Tanaman Jotang
Tanaman Jotang

Kandungan Jotang

Kandungan gizi dari 100 gram jotang segar adalah sebagai berikut[3]:

NamaJumlahUnit
Energi34kal
Kadar air89.0gram
Protein1.9gram
Lemak0.3gram
Karbohidrat7.1gram
Kadar serat3.5gram
Kadar abu1.7gram
Kalsium162miligram
Fosfor41miligram
Besi4.0miligram
Natrium59miligram
Kalium388.5miligram
Tembaga0.30miligram
Seng1.2miligram
Beta karoten2mikrogram
Karoten total3.918mikrogram
Vitamin B1 (Thiamin)0.03miligram
Vitamin B3 (Niasin)0.4miligram
Vitamin C20miligram
Kandungan gizi dari 100 gram Jotang

Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa tanaman jotang kaya akan air, kalsium, karbohidrat, serta kalium yang bermanfaat untuk kesehatan.

Selain kandungan gizi, jotang juga mengandung beberapa senyawa aktif yang baik untuk kesehatan seperti flavonoid, komponen fenol, alkaloid, tannin, dan saponin[2,8].

Hampir seluruh bagian tanaman dari jotang dapat digunakan sebagai pengobatan tradisional seperti batang, bunga, daun, serta akar[1,2].

Manfaat dari Jotang

Beberapa manfaat dari jotang adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Ekstrak metanol dari jotang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan jumlah sel darah putih dalam tubuh dan melawan berbagai virus dalam tubuh[2].

Ini baik untuk dikonsumsi bagi penderita penyakit yang membutuhkan peningkatan kekebalan tubuh seperti flu, penyakit hepatitis, serta penyakit lainnya.

  • Mengatasi bisul dan gangguan kulit lainnya

Ekstrak daun, batang, dan bunga dari jotang dapat digunakan untuk mengatasi bisul, gatal-gatal, atau radang serta infeksi kulit, khususnya yang disebabkan bakteri Staphylococcus aureus[2,5].

Ekstrak ini terbukti ampuh untuk melawan bakteri Staphylococcus aureus dan mencegah gangguan atau infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri tersebut[2,5].

  • Mengatasi disentri dan gangguan pencernaan

Ekstrak dari tanaman jotang dapat digunakan untuk mengobati disentri serta gangguan pencernaan seperti keracunan makanan, nyeri perut, serta diare yang disebabkan oleh beberapa bakteri[5].

Ekstrak ini dapat melawan berbagai bakteri yang menyebabkan gangguan pencernaan seperti e. coli dan bacillus subtilis.

  • Mengobati penyakit tipus

Ekstrak dari tanaman jotang dapat melawan bakteri Salmonella typhi yang dapat menyebabkan penyakit tipus[5,6].

Ekstrak ini dapat mengatasi gejala dari penyakit tipus seperti demam, nyeri perut, mual, dan muntah[6].

  • Mengatasi kelumpuhan lidah

Ekstrak tanaman jotang khususnya kepala bunga dan akar dapat mengatasi kelumpuhan pada lidah. Ini telah digunakan di India sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi penyakit kelumpuhan pada lidah[4].

Ekstrak tanaman jotang dapat membunuh larva nyamuk Anopheles stephensi liston dan Anopheles culicifacies yang dapat menyebabkan penyakit malaria[7].

Selain itu, ekstrak ini juga dapat membunuh larva culex quinquefasciatus yang dapat menyebabkan penyakit kaki gajah[7].

Ini berarti tanaman jotang dapat mencegah penyakit malaria serta kaki gajah diderita oleh tubuh.

  • Mengandung antioksidan

Ekstrak tanaman jotang memiliki antioksidan yang cukup baik untuk tubuh karena kandungan flavonoid, fenol, serta vitamin C yang terdapat di dalamnya[8].

Ini dapat mencegah radikal bebas masuk ke dalam tubuh, mencegah kerusakan sel dalam tubuh, serta mencegah beberapa penyakit terjadi di dalam tubuh[8].

  • Melindungi hati

Tanaman jotang dapat melindungi hati dari berbagai racun serta stres oksidatif yang masuk ke dalam tubuh. Ini dapat mencegah kerusakan hati serta gangguan dan penyakit pada hati[8].

  • Mengatasi berbagai radang

Ekstrak jotang dapat mengurangi pembengkakan serta meredakan nyeri dari radang yang terjadi dalam tubuh seperti radang gusi atau radang tenggorokan[9].

Tanaman ini telah digunakan untuk mengatasi beberapa radang seperti radang gusi serta radang sendi atau rematik di negara seperti India[8,9].

Tanaman jotang telah dikenal dan banyak digunakan di beberapa negara seperti India untuk mengobati sakit gigi. Tanaman ini dapat meredakan nyeri atau pembengkakan gusi secara signifikan[2].

  • Mengatasi kesulitan buang air kecil dan melindungi ginjal

Tanaman jotang dapat meningkatkan volume air kecil dan membantu untuk meningkatkan sekresi garam serta air dari dalam tubuh[10].

Ini sangat baik untuk mencegah terjadinya penumpukan garam dalam ginjal dan melindungi ginjal dari kerusakan[10].

Jadi, tanaman jotang dapat digunakan sebagai obat diuretik untuk melindungi ginjal serta mengatasi masalah atau gangguan buang air kecil.

Jotang dapat digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh bakteri tertentu seperti e. coli atau kesulitan buang air kecil[5,10].

Tanaman ini dapat mengurangi rasa nyeri saat buang air kecil dan melawan bakteri yang menyebabkan penyakit ini.

Tanaman jotang dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi secara signifikan, menurunkan kadar trigliserida dalam darah, serta meningkatkan proses sekresi dari insulin[11,12].

Ini sangat baik untuk mengobati pasien diabetes dan mencegah berbagai penyakit komplikasi dari penyakit diabetes[11].

Tanaman jotang memberikan aktivitas trombolitik yang dapat menghancurkan gumpalan darah dalam tubuh dan mencegah untuk terbentuknya gumpalan darah dalam tubuh[12].

Ini sangat baik untuk melindungi jantung dan mencegah penyakit serangan jantung serta penyakit stroke[12].

  • Digunakan sebagai obat pereda rasa sakit

Jotang dapat mengurangi dan meredakan rasa nyeri serta sakit pada tubuh baik yang disebabkan oleh radang atau infeksi. Tanaman ini memiliki sifat analgesik yang baik untuk tubuh[13].

Peran dari tanaman jotang sebagai analgesik dapat digunakan untuk mengurangi nyeri tubuh, nyeri datang bulan atau menstruasi, sakit kepala, serta berbagai nyeri dalam tubuh[13].

  • Mengatasi demam, muntah serta mual

Jotang memiliki sifat antipiretik yang berguna untuk menurunkan demam secara signifikan[14].

Tanaman ini juga memiliki sifat antiemetik yang berguna untuk mengurangi frekuensi muntah dan mengatasi rasa mual[14].

Tanaman jotang dapat digunakan untuk mengatasi wasir atau sembelit dan mengurangi rasa nyeri saat buang air besar[9].

Selain itu, tanaman jotang juga dapat digunakan untuk mengatasi cacing pada usus yang menyebabkan penyakit cacingan[9].

Efek Samping Jotang

Jotang tidak memberikan efek samping bila tidak digunakan secara berlebihan atau waktu yang panjang.

Beberapa efek samping dari tanaman ini adalah sebagai berikut:

  • Memberikan reaksi hipoglikemia

Tanaman jotang dapat memberikan reaksi hipoglikemia atau kadar gula darah yang terlalu rendah bila digunakan dalam jangka waktu lama atau secara berlebihan[11].

Untuk itu, pemantauan kadar gula darah sangat disarankan untuk dilakukan sebelum dan saat mengkonsumsi tanaman ini. Selain itu, tanaman ini tidak disarankan untuk digunakan bersamaan dengan obat anti diabetes.

  • Meningkatkan risiko hipokalemia

Hipokalemia adalah kondisi dimana kadar kalium yang terlalu rendah dalam tubuh. Hal ini bisa terjadi bila tanaman jotang dikonsumsi secara berlebihan atau dalam waktu lama[10].

Aktivitas diuretik dalam tanaman jotang dapat meningkatkan sekresi kalium dalam tubuh. Bila tanaman ini digunakan secara berlebihan, maka kadar kalium juga banyak dikeluarkan oleh tubuh melalui urin dan menyebabkan hipokalemia[10].

Untuk itu, tanaman ini tidak disarankan untuk digunakan dalam waktu lama dan digunakan bersamaan dengan obat diuretik lainnya.

Cara Penggunaan Jotang

Beberapa cara penggunaan jotang adalah sebagai berikut:

  • Dikonsumsi secara langsung

Bunga dan daun dari jotang dapat dikonsumsi secara langsung sebagai lalapan. Ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan sumber antioksidan[2].

Bunda dari jotang juga dapat dikunyah pada gigi yang sakit untuk mengobati dan mengurangi rasa nyeri pada gigi yang sakit[2].

  • Diolah menjadi masakan

Daun muda dari jotang dapat dicampur dengan sayuran lain dan diolah menjadi masakan seperti tumisan sayur, salad, atau sop[1].

Ini dapat dikonsumsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan sebagai sumber antioksidan yang baik[1].

  • Menggunakan produk buatan dari jotang

Tanaman jotang telah diolah pada pabrik farmasi yang dijadikan dalam bentuk obat herbal. Ini juga dapat digunakan sesuai dengan aturan pemakaian untuk mengatasi berbagai penyakit sesuai dengan manfaatnya[1].

  • Membuat air dari bunga jotang

Bunga jotang direbus dengan air hingga mendidih, lalu disaring dan didinginkan. Air ini dapat diteteskan pada gigi yang sakit atau dioleskan pada gusi yang bengkak untuk meredakan rasa nyeri[1].

  • Membuat pasta bunga jotang

Bunga jotang dihancurkan hingga halus dan mengeluarkan air serta berbentuk seperti pasta. Pasta ini dapat dioleskan pada radang sendi atau bagian tubuh yang nyeri untuk mengurangi pembengkakan serta rasa nyeri[2].

  • Membuat rebusan batang atau akar jotang

Akar jotang dikupas dan dicuci, lalu dipotong kecil serta direbus dengan air hingga mendidih. Rebusan akar ini dapat disaring dan diminum untuk mengatasi wasir atau sembelit, digunakan sebagai obat pencahar, dan digunakan untuk mengatasi kelumpuhan lidah[4,9].

  • Membuat rebusan daun jotang

Daun jotang direbus dengan air hingga mendidih dan disaring untuk mengambil air rebusan dari daun[9].

Rebusan daun ini berguna untuk mengatasi berbagai infeksi atau gangguan kulit, mengatasi masalah buang air kecil, melindungi jantung, dan diabetes[9,11].

  • Membuat rebusan dari seluruh bagian jotang

Rebusan jotang dapat dibuat dari seluruh bagian tanaman (bunga, batang, dan daun) yang direbus dengan air hingga mendidih dan disaring[9].

Rebusan ini berguna untuk mengatasi berbagai penyakit sesuai dengan manfaatnya, termasuk mengatasi disentri, penyakit cacingan, berbagai bakteri, dan lainnya[9].

Cara Penyimpanan Jotang

Jotang dapat ditanam di kolam atau daerah persawahan yang lembab dan terdapat air tawar[1].

Selain itu, tanaman ini dapat disimpan pada wadah yang tertutup dan diletakkan pada suhu ruangan serta dijauhkan dari panas atau sinar matahari langsung[1].

Jotang merupakan salah satu jenis dari tanaman liar yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan dan memiliki efek samping bila digunakan secara berlebihan dan dalam jangka panjang.
fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment