Gestodene: Manfaat – Dosis dan Efek Sampingnya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Gestodene adalah komponen progestogen, dan karenanya merupakan agonis reseptor progesteron untuk menghambat ovulasi pada wanita. Obat ini adalah yang paling kuat dari semua progestogen oral kontrasepsi yang saat ini digunakan. [1][2][3][4]

Gestodene merupakan obat progestin yang tidak hanya digunakan dalam pil KB tetapi juga digunakan dalam terapi hormon menopause di berbagai negara kecuali Amerika Serikat. Obat ini tersedia dalam kombinasi dengan estrogen. [5][6]

Apa itu Gestodene?

Berikut ini info mengenai Gestodene, mulai dari indikasi hingga Kategori Obat pada Kehamilan dan Menyusui.[7][8]

IndikasiObat Kontrasepsi Oral
KategoriResep Dokter
KonsumsiDewasa
KelasObat Kontrasepsi
BentukTablet
Kontraindikasi      → Porphyria. Perdarahan vagina yang tidak terdiagnosis, riwayat atau risiko tinggi penyakit arteri dan gangguan hati berat.
→ Mengonsumsi pil kontrasepsi yang mengandung salah satu jenis hormon progestogen baru seperti drospirenone, desogestrel, atau gestodene, dapat meningkatkan risiko vena tromboemboli (VTE/pembekuan darah serius) dua kali lipat daripada pil yang mengandung progestogen versi lama yang disebut levonorgestrel.
PeringatanObat ini tidak boleh digunakan oleh :
→ wanita menyusui (obat ini hanya boleh digunakan setelah bayi disapih atau enam bulan setelah melahirkan)
→ wanita yang pernah memiliki riwayat penggumpalan darah di pembuluh darah, misalnya di kaki atau paru
→ wanita yang memiliki anggota keluarga (orangtua, adik, kakak) dengan penggumpalan darah sebelum usia 45 tahun
→ wanita dengan kelainan darah yang meningkatkan risiko penggumpalan darah di pembuluh darah
→ wanita yang sedang menjalani perawatan sklerosing untuk varises
→ wanita yang memiliki dua faktor risiko pemicu penggumpalan darah, misalnya obesitas dan perokok → wanita yang pernah memiliki riwayat serangan jantung, stroke, stroke ringan yang disebabkan penggumpalan darah pada arteri
→ wanita dengan penyakit angina, penyakit jantung, dan detak jantung tak teratur/atrial fibrillation
→ wanita dengan tekanan darah tinggi sedang atau parah
→ wanita yang merokok lebih dari 40 batang sehari
→ wanita yang berumur lebih dari 50 tahun
→ wanita penderita diabetes parah, misalnya yang memiliki komplikasi pada mata, ginjal, dan saraf
→ wanita yang memiliki penyakit migrain dengan aura, migrain berat yang berlangsung sampai lebih dari 72 jam meski sudah diobati, atau migrain yang diobati oleh pengobatan ergot
→wanita dengan kanker payudara atau riwayat kanker payudara (obat ini baru dapat digunakan ketika Anda sudah bebas kanker selama 5 tahun)
→ wanita dengan perdarahan vagina yang tidak normal
→ wanita penderita SLE (systemic lupus erythematosus)
→ wanita dengan penyakit hati, contohnya kanker hati, hepatitis
→ wanita dengan kelainan liver yang hingga saat ini belum bisa kembali normal
→ wanita dengan kelainan saluran pembuangan empedu dan menyebabkan penyakit kuning
→ wanita dengan penyakit batu empedu
→ wanita dengan riwayat sakit kuning, gangguan pendengaran bernama otosklerosis, gatal parah, atau ruam kulit selama kehamilan, atau penggunaan hormon seks sebelumnya.
→ penyakit darah turunan/porphyrias
→ obat ini tidak diperbolehkan untuk Anda yang memiliki alergi terhadap komposisi obat ini.
Kategori Obat pada Kehamilan dan MenyusuiObat ini dapat mengurangi produksi ASI.Sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter atau spesialis kesehatan Anda untuk nasihat medis sehubungan dengan penggunaan obat-obatan saat hamil atau menyusui.
Tinjauan
Gestodene adalah obat kontrasepsi yang digunakan wanita dewasa untuk menghambat ovulasi dan efektif mencegah kehamilan, dijual dalam bentuk tablet.

Manfaat Gestodene

Kontrasepsi oral generasi ketiga ini cocok digunakan pada pasien dengan diabetes atau gangguan lipid karena memiliki dampak minimal pada kadar glukosa darah dan profil lipid.[13]

Dosis Gestodene

Gestodene hanya diberikan kepada orang dewasa. [7]

Dosis Dewasa

Untuk terapi penggantian hormon menopause
→ oral 25 atau 50 mcg setiap hari selama 12 hari dari siklus 28 hari.
Untuk kontrasepsi oral kombinasi
→ 75 mcg setiap hari dalam sediaan monofasik, 50-100 mcg setiap hari dalam sediaan trifasik.

Efek Samping Gestodene

Efek yang paling sering sering dilaporkan adalah : [7][10]

  • Gangguan GI,
  • Perubahan nafsu makan,
  • Retensi cairan,
  • Edema,
  • Jerawat,
  • Chloasma (melasma),
  • Ruam kulit/ alergi,
  • Urtikaria,
  • Depresi mental,
  • Perubahan payudara termasuk ketidaknyamanan atau kadang-kadang ginekomastia,
  • Perubahan libido,
  • Kerontokan rambut,
  • Hirsutisme ,
  • Kelelahan,
  • Kantuk atau susah tidur,
  • Demam,
  • Sakit kepala,
  • Gejala seperti sindrom pramenstruasi dan mengubah siklus menstruasi.
  • Berpotensi fatal mengakibatkan anafilaksis.

Risiko kanker payudara cenderung meningkat dengan penggunaan kontrasepsi oral kombinasi jangka panjang. Risiko ini perlu diseimbangkan dengan manfaat nonkontrasepsi.

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami salah satu efek samping berikut, terutama jika tidak hilang.

Detail Gestodene

Untuk memahami lebih detail mengenai gestodene seperti penyimpanan, cara kerja, interaksi dengan obat lain serta dengan makanan, overdosis, dan pengaruh pada hasil lab berikut datanya.[1][11][12]

PenyimpananTablet :
→ Obat ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan di bawah 25 ° C.
→ Jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap.
→ Jangan dibekukan kecuali diminta dengan memasukkan paket.
→ Jangan disimpan di kamar mandi.
→ Jangan membuang obat ke toilet atau menuangkannya ke dalam drainase.
→ Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Cara KerjaDeskripsi:
Gestodene adalah progestogen dan Ethinylestradiol adalah estrogen. Keduanya digunakan secara bersama untuk menghambat ovulasi, membentuk penghalang bagi sperma dan endemetrium sehingga tidak dapat menerima implantasi.  

⇔ Farmakokinetik
Obat ini memiliki keunggulan farmakokinetik daripada progestogen baru lainnya karena aktif per se (yang lain adalah prodrug) dan memiliki bioavailabilitas tinggi (sekitar 100%).
Penyerapan : Diserap dengan baik dengan ketersediaan hayati yang tinggi setelah pemberian oral.
Distribusi : Gestodene terikat pada albumin dan globulin pengikat hormon seks.  
Metabolisme : Gestodene dimetabolisme oleh hati. Ekskresi : Kurang dari 1% diekskresikan tidak berubah dalam urin.
Interaksi dengan Obat Lain  → Peningkatan pembersihan ketika digunakan dengan felbamate. Penginduksi enzim, misal karbamazepin, griseofulvin, fenobarbital, fenitoin, dan rifampisin dapat meningkatkan pembersihan gestodene.
→ Dapat meningkatkan metabolisme siklosporin.
Interaksi dengan MakananDapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
Overdosis⇔ Gejala: mual, muntah, nyeri pada payudara, pusing, sakit perut, kantuk, rasa lelah, perdarahan pada menstruasi berhenti secara mendadak
⇔ Cara Mengatasi: segera menghentikan obat, segera kunjungi unit gawat darurat rumah sakit terdekat atau fasilitas kesehatan lainnya, dan berkonsultasi dengan dokter.
Pengaruh pada Hasil Lab.→ Dapat menurunkan aktivitas antikoagulan
→ Kemanjuran terapeutik 4-hydroxycoumarin dapat dikurangi ketika digunakan dalam  kombinasi dengan Gestodene.
→ Khasiat terapeutik Gestodene dapat dikurangi bila digunakan dalam kombinasi dengan 4- Oxoretinol.
→ Metabolisme Gestodene dapat ditingkatkan jika dikombinasikan dengan 7-Nitroindazole.
→ Gestodene dapat menurunkan aktivitas antikoagulan Abciximab.

Pertanyaan Seputar Gestodene

Apakah Gestodene aman untuk dikonsumsi saat hamil dan menyusui?

Tidak, hormon dalam pil ini dapat mengurangi produksi ASI maka dengan alasan tersebut obat ini sangat tidak dianjurkan bagi ibu menyusui. Sebaiknya tidak dxigunakan hingga 6 bulan setelah melahirkan karena obat ini dapat diserap dalam ASI dan ini berbahaya bagi bayi. Mohon berkonsultasi dengan dokter untuk rekomendasi spesifik kasus lainnya.[9]

Apakah Gestodene aman digunakan saat mengemudi atau mengoperasikan alat berat?

Jika Anda mengalami rasa kantuk, pusing, hipotensi, atau sakit kepala sebagai efek samping  saat menggunakan obat Gestodene maka mungkin tidak aman untuk mengendarai kendaraan atau mengoperasikan mesin berat. Apoteker juga menyarankan pasien untuk tidak minum alkohol dengan obat-obatan karena alkohol meningkatkan efek samping kantuk. Silakan periksa efek ini pada tubuh Anda saat menggunakan Gestodene selalu konsultasikan dengan dokter.[14]

Apakah obat ini dapat membuat kecanduan?

Sebagian besar obat-obatan tidak memiliki potensi kecanduan atau penyalahgunaan. Biasanya, pemerintah mengkategorikan obat-obatan yang dapat membuat ketagihan sebagai zat yang dikendalikan. Juga, jangan mengobati sendiri dan meningkatkan ketergantungan tubuh Anda pada obat-obatan tanpa anjuran dokter.[15]

Dapatkah saya berhenti menggunakan produk ini dengan segera atau secara bertahap menghentikan penggunaannya?

Beberapa obat perlu dikurangi atau tidak dapat dihentikan segera karena efek rebound. Silakan berkonsultasi dengan dokter untuk rekomendasi khusus terkait tubuh Anda, kesehatan dan obat lain yang mungkin Anda gunakan.[16]

Benarkah dosis estrogen sintetik dalam pil kontrasepsi generasi ketiga ini lebih rendah daripada pil kontrasepsi oral generasi kedua, dan apa keunggulannya?  

Ya benar. Keunggulan gestodene sebagai pil kontrasepsi generasi ketiga mampu mengurangi kemungkinan kenaikan berat badan, nyeri payudara, dan migrain.[17]

Dengan cara apa gestodene dapat mencegah kehamilan?

Obat ini menghambat pelepasan sel telur dengan cara menghentikan proses pematangan dari sel telur; mengubah konsistensi lendir pada rahim sehingga sperma memiliki kesulitan untuk mencapai sel telur; membuat lapisan rahim menjadi kurang sesuai untuk melakukan proses penempelan embrio.[18]

Kenapa Gestodene tidak disetujui di Amerika Serikat?

Obat ini dipasarkan dalam bentuk pil kontrasepsi secara luas di seluruh dunia, juga tersedia untuk digunakan dalam terapi hormon menopause namun hanya di beberapa negara. Gestodene tidak disetujui penggunaannya di Amerika Serikat karena dianggap mengandung bahan berbahaya.

Tahun berapa Gestodene ditemukan dan diperkenalkan?

Gestodene ditemukan pada tahun 1975 dan diperkenalkan untuk penggunaan medis, khususnya pil KB, pada tahun 1987.[9]

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Jika Anda lupa atau melewatkan satu dosis maka segera minum setelah Anda ingat. Namun jika mendekati waktu dosis berikutnya, sebaiknya lewati dosis yang terlupa dan lanjutkan meminum sesuai jadwal. Anda baru dianggap melewatkan dosis jika lupa meminum satu pil lebih dari 24 jam dari jadwal. Jika Anda sering telupa atau melewatkan satu dosis maka sebaiknya pertimbangkan untuk mengatur alarm atau meminta anggota keluarga untuk mengingatkan jadwal Anda.

Apa yang harus saya lakukan bila gestoden yang saya konsumsi sudah kedaluwarsa?

Mengonsumsi Gestodene dosis tunggal yang sudah kadaluwarsa tidak akan menghasilkan efek samping. Namun, sebaiknya diskusikan dengan penyedia layanan kesehatan utama atau dokter Anda untuk nasihat yang tepat. Obat yang sudah kedaluwarsa dapat menjadi tidak efektif dalam mengobati suatu kondisi. Namun jika Anda memiliki penyakit kronis yang memerlukan minum obat terus-menerus seperti kondisi jantung, kejang, dan alergi yang mengancam jiwa, untuk lebih aman maka sebaiknya Anda tetap berhubungan dengan penyedia layanan kesehatan utama atau dokter Anda sehingga dapat memiliki persediaan obat-obatan yang belum kedaluwarsa

Contoh Obat Gestodene (Merek Dagang) di Pasaran

Berikut ini beberapa obat bermerek yang mengandung Gestodene:

Brand Merek Dagang

MinuletAdoless
Femoden 
fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment