Bendamustine : Manfaat – Dosis dan Efek Sampingnya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Bendamustine merupakan obat kemoterapi yang digunakan untuk mengobati leukemia limfositik kronis dan alternatif pengobatan limfoma non-Hodgkin indolen sel-B.[1]

Apa itu Bendamustine ?                     

Berikut ini informasi mengenai Bendamustine, mulai dari indikasi hingga peringatannya : [1-3,6]

IndikasiLeukemia limfositik kronis (CLL/Chronic Lymphocytic Leukemia, kanker sel darah putih),
Penderita indolent B-cell non-Hodgkin’s Lymphoma/ NHL yang telah mendapat pengobatan lainnya.
KategoriObat keras. Peresepan dan penggunaannya memerlukan resep dokter
KonsumsiDewasa
KelasAgen antineoplastik Kemoterapi Antikanker Agen alkylating Nitrogen mustard
BentukSediaan injeksi. (intravenous powder injection, intravenous solution) Perlu ke pelayanan kesehatan untuk mendapatkan obat ini.
KontraindikasiAlergi obat bendamustine, polietilen glikol, propylene glikol, atau mannitol (osmitrol). Kehamilan
PeringatanBeri tahu dokter bila anda memiliki :
→ Kelemahan sistem imun
→ Demam atau tanda infeksi lainya
→ Tuberkulosis
→ Herpes zoster (shingles)
→ Kelainan metabolik atau ketidakseimbangan elektrolit
→ Penyakit hati
→ Kelainan ginjal
→ Merokok

⇔ Penggunaan Bendamustine dapat meningkatkan risiko munculnya tipe kanker tertentu. Tanyakan ke dokter tentang risiko ini.  

→ Bila pengguna obat adalah pria, gunakan KB efektif hingga 3 bulan setelah dosis terakhir pengobatan.
→ Bila pengguna obat adalah wanita, gunakan KB efektif untuk mencegah kehamilan sebelum menggunakan obat ini hingga minimal 6 bulan setelah dosis terakhir pengobatan.
→ Beritahu dokter segera bila terjadi kehamilan pada saat ayah/ibu sedang menjalani pengobatan dengan Bendamustine.

Bendamustine dapat mempengaruhi fertilitas pria.  

→ Apabila anda pernah menderita hepatitis B, penggunaan Bendamustine dapat menyebabkan reaktivasi virus atau memperparah penyakit. Anda mungkin membutuhkan tes fungsi hati secara rutin ketika menggunakan obat ini sampai beberapa bulan setelah penggunaan obat terhenti.  
Kategori Obat pada Kehamilan & MenyusuiKategori D : ada bukti positif mengenai risiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar dari risikonya (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius yang tidak efektif atau tidak mungkin diatasi dengan obat lain yang lebih aman).

Manfaat Bendamustine

Bendamustine bermanfaat sebagai [1,3]

  • Obat kemoterapi melawan kanker sel darah putih
  • Digunakan untuk mengobati jenis leukemia.
  • Digunakan untuk mengobati jenis limfoma seperti limfoma non-Hodgkin

Dosis Bendamustine

Bendamustine digunakan secara suntik intravena. Biasanya diberikan 2 hari berturut – turut setiap 21-28 hari. Dokter akan menentukan berapa lama obat ini akan digunakan. Anda mungkin diberikan obat lainnya untuk membantu mencegah efek samping tertentu. [1,3]

Sediaan : [3]

  • Injeksi, Solutio (siap pakai / akan didilusikan) : 100 mg/4mL (25 mg/mL) (Bendeka)
  • Injeksi, Injeksi bubuk (powder injection) : 25 mg/single dose vial (Treanda), 100 mg/single dose vial(Treanda)

Dosis Bendamustine Dewasa

CLL / Chronic Lymphocytic Leukemia (Leukemia Limfositik Akut)
100 mg/m2 infus IV pada hari ke 1 dan 2, diulang tiap 28 hari, selama 6 siklus. [1,3]
Infus IV selama 10 – 30 menit. [1]
Modifikasi dosis :
Toksisitas hematologi
Grade ≥ 3 : kurangi dosis hingga 50 mg/m2 pada hari pertama dan ke 2.
Toksisitas grade ≥ 3 muncul kembali : kurangi dosis hingga 25 mg/m2 pada hari pertama dan hari kedua.
Toksisitas nonhematologi
Grade ≥ 3 : kurangi dosis hingga 50 mg/m2 pada hari pertama dan ke 2.
Pertimbangkan re-eskalasi dosis
Limfoma Non-Hodgkin
Pada indolent sel B limfoma non-Hodgkin yang tidak membaik setelah 6 bulan perawatan dengan rituximab atau regimen yang mengandung rituximab.
120 mg/m2 infus IV pada hari ke 1 dan 2, diulang setiap 21 hari, selama 8 siklus [1,3]
Modifikasi dosis :
Toksisitas hematologi
Grade 4 : kurangi dosis hingga 90 mg/m2 pada hari pertama dan ke 2 tiap siklus.
Toksisitas grade 4 muncul kembali : kurangi dosis hingga 60 mg/m2 pada hari pertama dan hari kedua tiap siklus.
Toksisitas nonhematologi
Grade ≥ 3 : kurangi dosis hingga 90 mg/m2 pada hari pertama dan ke 2 tiap siklus.
Toksisitas grade ≥ 3 muncul kembali : kurangi dosis hingga 60 mg/m2 pada hari pertama dan hari kedua tiap siklus.  
Limfoma Mantle Cell (off- label)
90 mg/m² IV pada hari ke- 2 dan 3 dari siklus 28 hari, dikombinasikan dengan rituximab selama 4 siklus.
Gangguan ginjal
Mild – moderate :gunakan dengan hati – hati
CrCl <30 mL/min : tidak direkomendasikan
Gangguan hati
Mild: gunakan dengan hati – hat
iModerate (AST or ALT 2.5-10 xULN and bilirubin 1.5-3 xULN): tidak direkomendasikan
Gangguan hati berat (bilirubin >3 times ULN): tidak direkomendasikan  

Efek Samping Bendamustine

Beritahu kepada perawat apabila anda merasakan nyeri, rasa terbakar, atau bengkak pada lokasi injeksi tempat obat dimasukkan.

Bendamustine memengaruhi sistem imun. Anda mungkin lebih mudah terkena infeksi, bahkan infeksi serius atau fatal. Dokter mungkin akan mengecek keadaan anda sehari – hari.

Efek samping yang mungkin muncul namun tidak memerlukan intervensi medis secara cepat yakni penurunan BB. Namun bila hal ini berlanjut dan mengganggu, hubungi dokter. [1]

Efek samping lainnya :

Bila muncul efek samping ini, segera konsultasikan kepada dokter :

Sering :

  • Kulit pucat
  • Bintik merah pinpoint pada kulit
  • Nyeri dada
  • Kesulitan bernafas dengan aktivitas
  • Hidung berair atau tersumbat
  • Batuk atau suara serak
  • Nyeri tenggorokan
  • Demam
  • Menggigil
  • Nyeri kepala
  • Pembengkakan kelenjar
  • Gusi berdarah
  • Ulkus, luka, bintik – bintik putih di mulut
  • Diare
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri punggung bagian bawah, nyeri pinggang, nyeri perut
  • Tinja hitam
  • Darah dalam urin atau feses
  • Nyeri sendi, kaku, bengkak
  • Lemas, lelah kelemahan yang tidak biasa
  • Kelemahan otot
  • Nyeri otot
  • Perdarahan atau memar yang tidak biasa
  • Pembengkakan tungkai bawah
  • Buang air kecil nyeri, sulit buang air kecil

Lebih jarang :

  • Rasa terbakar atau menyengat pada kulit
  • Jantung berdebar
  • Ruam kulit, gatal, kulit kemerahan
  • Iritasi
  • Luka atau blister (tidak panas) yang nyeri di bibir, hidung, mata, atau pada alat kelamin.
  • Pembengkakan kelopak mata, wajah, bibir, tangan, dan kaki
  • Kesulitan bernafas atau menelan

Info efek Bendamustinetenaga medis :

  • Hematologi
    • Sangat sering (≥10%) : Penurunan limfosit, Penurunan leukosit, Penurunan hemoglobin, Penurunan neutrofil, Penurunan platelet, Limfositopenia, Neutropenia, Trombositopenia, Anemia, Leukopenia.
    • Sering (1-10%) : Demam neutropenia, perdarahan, limfopenia
    • Jarang (<0,01%) : Hemolisis
    • Laporan postmarketing : pansitopenia
  • Hati
    • Sangat sering (≥10%) : Peningkatan bilirubin, Peningkatan kreatinin, Peningkatan urea
    • Sering (1-10%) : Peningkatan AST, Peningkatan ALT, Peningkatan ALP (Alkaline phosphatase)
  • Sistem metabolik
    • Sangat sering (≥10%) : Anoreksia, penurunan BB, dehidrasi, penurunan nafsu makan, hipokalemia
    • Sering (1-10%) : hiperurisemia, Sindroma Tumor Lisis, hipomagnesemia
  • Sistem pernafasan
    • Sangat sering (≥10%) : Batuk, Dyspnea, Infeksi traktus respiratorius bagian atas, Nyeri faringolaringeal
    • Sering (1-10%)  : nasofaringitis, sinusitis, pneumonia, mengi, kongesti nasal, disfungsi pulmonal
    • Sangat jarang (<0,01%) : fibrosis paru
  • Sistem saraf
    • Sangat sering (≥10%) : nyeri kepala, pusing, disgeusia
    • Jarang (0,1-1%) :  somnolensia, afonia
    • Sangat jarang (<0,01%) : paresthesia, neuropati sensori perifer, sindrom antikolinergik, kelainan neurologi, ataksia, ensefalitis
  • Dermatologi / sistem kulit
    • Sangat sering (≥10%) : ruam, eritema, reaksi alergi kulit
    • Sering (1-10%) : pruritus, kulit kering, berkeringat di malam hari, hiperhidrosis, alopesia, kelainan kulit
    • Jarang (<0,1%) : dermatitis, ruam makulopapular
  • Sistem muskuloskeletal
    • Sangat sering (≥10%) : nyeri punggung
    • Sering (1-10%) : arthralgia, nyeri tungkai, nyeri tulang, myalgia
  • Sistem genitourinaria
    • Sangat sering (≥10%) : infeksi traktus urinarius
  • Hipersensitivitas
    • Sering (1-10%) : reaksi hipersensitivitas
    • Jarang (<0,1%) : anafilaksis, reaksi anafilaktoid
    • Sangat jarang (<0,01%) : syok anafilaktif
  • Reaksi lokal
    • Sering (1-10%) : nyeri lokasi infus, nyeri lokasi kateter

Detail Bendamustine

Untuk memahami lebih detail mengenai Bendamustine, seperti penyimpanan, cara kerja, interaksi dengan obat lain serta dengan makanan, berikut datanya : [3-5]

PenyimpananSimpan di bawah 25 ° C, sebelum rekonstitusi. 
Lindungi dari cahaya.
Cara kerjaDeskripsi: Bendamustine adalah agen alkilasi antineoplastik. 
Ini mengganggu replikasi DNA dan transkripsi RNA yang menyebabkan terganggunya fungsi asam nukleat. 
Ini juga aktif terhadap sel inert dan membagi.
Farmakokinetik:
Penyerapan: Waktu untuk memuncak konsentrasi plasma: Pada akhir infus.
Distribusi: Didistribusikan secara bebas ke RBC. 
Volume distribusi: Kira-kira 20-25 L. Pengikatan protein plasma: Kira-kira 95%.
Metabolisme: Hati yang luas; 
via hidrolisis menjadi monohydroxy-bendamustine (HP1) dan dihydroxy-bendamustine (HP2) sebagai metabolit dengan aktivitas sitotoksik rendah; 
oleh isoenzim CYP1A2 menjadi 
N -desmethyl-bendamustine (M4) dan γ-hydroxyl-bendamustine (M3) sebagai metabolit minor aktif.
Ekskresi: Terutama melalui feses (sekitar 90%). 
Paruh eliminasi: Kira-kira 40 menit (seperti bendamustine); 
sekitar 3 jam (seperti M3); 
sekitar 30 mnt (seperti M4).
Interaksi dengan obat lainDapat meningkatkan kadar plasma dg inhibitor CYP1A2 (mis. Ciprofloxacin, fluvoxamine). 
Dapat mengurangi kadar plasma dg induser CYP1A2 (mis. Omeprazole dan merokok tembakau)
Interaksi dengan makananKafein dapat meningkatkan kadar Bendamustine pada beberapa pasien sehingga meningkatkan risiko efek samping Bendamustine pada fungsi sumsum tulang, seperti rendahnya produksi beberapa tipe sel darah. Lebih jauhnya, hal ini berdampak pada anemia, perdarahan, dan infeksi.
OverdosisGejala: Kardiotoksisitas, trombositopenia. 

Pasien dengan kondisi berikut, wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan Paracetamol:
→ Penatalaksanaan: Dapat melakukan transplantasi dan transfusi sumsum tulang untuk mengendalikan efek hematologis. 

Pasien dengan kondisi berikut, wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan Paracetamol:
→ Dapat dialisable sampai batas tertentu.
Pengaruh pada hasil laboratoriumHematologi
Sangat sering (≥10%) :
Penurunan limfosit
Leukopenia
Penurunan hemoglobin
Penurunan neutrofil
Penurunan platelet
Limfositopenia Neutropenia
Trombositopenia
Anemia
Sering (1-10%) :
Demam neutropenia, perdarahan, limfopenia
Jarang (<0,01%) : Hemolisis
Laporan postmarketing : pansitopenia
Fungsi Hati
Sangat sering (≥10%) :
Peningkatan bilirubin
Peningkatan kreatinin
Peningkatan urea
Sering (1-10%) :
Peningkatan AST
Peningkatan ALT
Peningkatan ALP (Alkaline phosphatase)  

Pertanyaan seputar Bendamustine

Apa yang harus saya lakukan bila saya terlewat satu dosis pengobatan ?

Hubungi dokter untuk instruksi lebih lanjut bila anda terlewat ke klinik untuk injeksi Bendamustine.[1]

Apa yang harus saya hindari bila saya sedang menggunakan obat Bendamustine ?

Hindari menyetir atau aktivitas berbahaya sampai anda mengenali semua efek Bendamustine. [1]

Contoh Obat Bendamustine (Merk Dagang) di Pasaran.

Berikut ini beberapa contoh obat bermerek yang mengandung Bendamustine: [3]

Brand Merek Dagang
Belrapzo
Bendeka
Treanda
fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment